5 Cara Hidup Sehat Orang Jepang Yang Bikin Umur Panjang

Kanalberita.co – Penduduk Jepang terkenal panjang umur dan sehat, karena memiliki beberapa kebiasaan baik. Jumlah penduduk berumur panjang di Jepang bahkan tertinggi dibandingkan negara-negara lain.

Selain karena perbedaan genetik, penduduk Jepang juga punya kebiasaan dan gaya hidup yang berpengaruh pada usia hidup.

Apakah kamu juga ingin umur panjang dan sehat? Ikuti kebiasaan baik yang bisa ditiru dari orang Jepang.

1. Mengkonsumsi Rumput Laut

Makanan orang Jepang didominasi banyak makanan nabati yang bergizi, salah satunya rumput laut. Ada banyak bentuk dan olahan rumput laut di Jepang, yang tentunya memiliki nutrisi tinggi.

Tumbuhan laut tinggi mineral seperti yodium, tembaga, dan besi, termasuk antioksidan, protein, serat dan lemak omega-3. Salah satu olahan yang kini terkenal adalah nori.

Kamu bisa makan camilan rumput laut sebagai pengganti kerupuk atau keripik, bahkan bisa dijadikan toping untuk berbagai masakan.

2. Mengkonsumsi Makanan Laut

Kebiasaan mengonsumsi makanan laut juga punya manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Jepang adalah negara dengan tingkat penyakit jantung terendah di dunia, karena orang-orangnya suka makan makanan laut.

Berita Terkait:  Setelah Rusia, Ukraina Tembak Rudal ke Musuh Perang Baru

Makanan orang Jepang mencakup sekitar tiga ons makanan laut sehari. Makan makanan laut dua kali dalam sepekan tidak hanya baik bagi kesehatan jantung, tapi juga kesehatan otak dan emosional.

Makanan laut bisa diolah dengan cepat seperti dipanggang atau dibakar dengan bumbu sederhana. Supaya sehat dan umur panjang, cobalah rutin mengonsumi berbagai jenis ikan dan makanan laut lain dalam menu harianmu.

3. Minum Teh Hijau

Teh hijau dapat dikatakan sebagai salah satu minuman paling sehat karena mengandung antioksidan. Orang Jepang suka minum teh hijau.

Teh hijau kaya akan antioksidan polifenol untuk mengurangi peradangan, melindungi sel tubuh dari berbagai jenis kerusakan yang dapat menyebabkan penyakit kronis, dan memberi makan bakteri ramah pada usus.

Teh hijau tanpa pemanis sangat baik dikonsumsi. Tapi kamu juga bisa menyeduh teh hijau sebagai campuran smoothie, oatmeal, bahkan nasi merah dan quinoa.

4. Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Ada pepatah Jepang yang berbunyi “hara hachi bu”, yang artinya makan sampai 80 persen kenyang.

Berita Terkait:  Hampir Setahun Invasi Ukraina, Kini Rusia Gempur Bakhmut Habis-habisan

Dengan pola pikir ini, kamu disarankan untuk makan sampai perut terasa cukup dan tidak terlalu kenyang. Berikan sisa ruang di perut, makan dengan cukup tanpa berlebihan.

Jika kamu ingin berlatih, coba mulai bertanya pada diri sendiri “Seberapa lapar saya?” sebelum makan, supaya kamu tahu berapa besar porsi yang sanggup kamu habiskan.

Sebaiknya makan secara perlahan dan hindari gangguan lain seperti bermain ponsel sambil makan. Cara ini bisa membantu tubuh memenuhi kebutuhan kalori tanpa berlebihan.

5. Forest Bathing

Di Jepang, praktik shinrin-yoku yang diterjemahkan sebagai forest bathing atau mandi hutan (menikmati suasana hutan) adalah salah satu bentuk terapi alam.

Selain jalan-jalan di outdoor, forest bathing berfokus pada perhatian dan penyesuaian diri dengan alam. Saat berada di alam terbuka, kamu bisa menggunakan semua indera seperti merasakan angin atau matahari, mendengar gemerisik dedaunan, atau berjalan di rerumputan.

Saat menggunakan indera di alam, memungkinkan tubuh lebih rileks. Kebiasaan forest bathing juga berdampak baik seperti mengontrol hormon stres, menurunkan tekanan darah tinggi, dan membuat tubuh terasa lebih tenang.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles