PSI Akan Gabung Koalisi Besar KIB – KKIR

Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berencana akan bergabung dengan koalisi besar yang terdiri dari gabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangsaan Indonesia Raya (KKIR).

“Benar [rencana gabung koalisi besar],” kata Juru Bicara PSI Ariyo Bimo kepada Wartawan, Selasa (4/4) malam. Bimo menjawab pertanyaan tentang rencana PSI gabung ke koalisi besar di Pemilu 2024.

Meski demikian, Bimo tak menjelaskan alasan rinci PSI berkeinginan bergabung dalam koalisi itu.

Namun, ia memastikan petinggi PSI seperti Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie hingga Ketua Umum Giring Ganesha akan menjelaskan soal sikap tersebut di Kantor DPP PSI, Jakarta, Rabu (5/4) siang.

“Kami akan jelaskan posisi politik kami,” kata dia.

Rencana membangun koalisi besar muncul usai lima ketua umum partai menggelar pertemuan bersama Presiden Joko Widodo akhir pekan lalu di Kantor DPP PAN, Jakarta.

Lima orang ketua umum yang hadir antara lain, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Mardiono.

Berita Terkait:  Kasus TPPU Rp 349 Triliun, Delapan ASN Dipecat!

Koalisi besar ini rencananya akan meleburkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terdiri Golkar, PAN, dan PPP serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) terdiri dari Gerindra dan PKB.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun menyebut sudah ada kesepakatan mengenai koalisi itu.

“Ada. Ternyata ada (kesepakatan). Jadi, kita merasa ada frekuensi yang sama ya, ada kecocokan dan kalau dilihat, pimpinan partai kita sudah masuk, Pak Cak Imin ya,” ungkap Prabowo di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4).

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles