GMPI Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Rizkyansyah Wathan mengecam dan mengutuk pembakaran Al-Qur’an oleh Rasmun Paludan di Swedia.

“Kami mengecam dan mengutuk keras aksi pembakaran Al-Qur’an di Swedia. Pembakaran kitab suci umat Islam itu tidak bisa ditolelir,” ujar Rizkyansyah di Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023).

Pembakaran itu, kata Rizky, menciderai kerukunan umat beragama. Pasalnya, Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diagungkan.

Rizky juga mengatakan, pembakaran itu tidak hanya sekali dilakukan. Sebelumnya, tahun 2022 juga terjadi pembakaran Al-Qur’an, namun tidak ada tindakan tegas dari pemerintahan Swedia.

Meski pembakaran Al-Qur’an itu dilakukan oleh individu, namun pemerintah Swedia mendiam saja. Hal itu menurutnya bentuk Swedia tidak mempunyai komitmen menjaga kerukunan antar-umat beragama.

“Kami juga meminta pemerintah Indonesia untuk menegur dengan keras pemerintahan Swedia. Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam tidak boleh diam saja,” tegasnya.

Jika tidak ada respon dari pemerintahan Swedia, lanjut Rizky, sebaiknya pemerintah Indonesia mengkaji ulang berbagai kerjasama kedua negara. Langkah ini disebutnya sebagai sikap tegas Indonesia.

Berita Terkait:  Djan Faridz: Selain Doa, Saya Siap Bantu Ketum Suharso

“Indonesia perlu melakukan boikot dan mempertimbangkan untuk menghentikan kerjasama bilateral Indonesia-Swedia, agar hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: