Wasekjen PPP: Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Merupakan Kemunduran bagi Demokrasi

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Wasekjen PPP) Chairunisa Yusuf mengatakan sistem Pemilu proporsional tertutup merupakan kemunduran bagi demokrasi di Indonesia.

“Sementara sistem Pemilu dengan Proporsional terbuka merupakan pilihan yang tepat dan telah sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22-24/PPU-VI/2008 yang sudah dijalankan selama 3 pemilu terakhir.

Demi menjaga kemajuan demokrasi di Indonesia yang telah dijalankan sejak era reformasi,” katanya

Dikatakannya, sistem pemilu dengan proporsional terbuka merupakan perwujudan dari demokrasi yang berasaskan kedaulatan rakyat.

“Dimana rakyat bisa langsung memilih dan menentukan calon anggota legislatif yang dicalonkan oleh partai politik,” katanya.

Untuk itu, kata Nisa, Partai Persatuan Pembangunan menolak sistem pemilu dengan sistem proporsional tertutup.

“Meskipun setiap sistem pemilu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, sistem pemilu dengan proporsional terbuka menjadi alternatif yang baik saat ini untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya.(*)

Berita Terkait:  Kemendagri Klaim Pantau Terus Perkembangan Covid-19 di Daerah

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles