Cek Fakta Perbandingan Harga BBM RI Dengan Negara Asean

Jakarta – Belakangan ini, santer beredar isu bahwa harga BBM RI termahal dibanding negara lainnya di Asean. Jika dibandingkan dengan negara tetangganya, Malaysia, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia memang sedikit lebih mahal. Namun, tidak berarti harga BBM di Indonesia merupakan yang termahal se-Asean. Untuk mengetahui perbandingan harganya, kita mulai dari negara Malaysia terlebih dahulu.

Diketahui, bensin dengan jenis RON95 di Malaysia dijual seharga RM 2,05 per liter atau Rp 6.793.47 (kurs= Rp3.313,89 per ringgit). Jenis lainnya RON97 dijual dengan harga RM 4,30 dan diesel yang dijual dengan RM 2,15 per liter.

Berdasarkan kajian ReforMiner Institute, harga BBM di Indonesia saat ini berada pada level relatif moderat. Harga BBM di Indonesia bukan lah harga yang paling tinggi di Asia Tenggara, tetapi juga bukan lah harga yang paling rendah.

“Singapura tercatat sebagai negara dengan harga jual BBM yang relatif paling tinggi. Sedangkan Malaysia sebagai negara yang menjual BBM relatif paling rendah dibandingkan lima negara yang lain,” ungkap Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro dalam kajiannya, dikutip Minggu (8/1/2023).

Berita Terkait:  Komisaris dan Direksi Pertamina Diganti Sosok Ini, Siapa Dia?

Berdasarkan kajiannya, pada Desember 2022 harga BBM untuk jenis bensin RON 95 di Singapura tercatat mencapai hampir Rp 30.000 per liter, jauh berbeda dari harga BBM di negara Asia Tenggara lainnya di mana harga BBM RON 95 di Filipina dan Thailand mencapai hampir Rp 20.000 per liter, lalu di Vietnam dan Indonesia sekitar Rp 15.000 per liter. Sementara di Malaysia masih di bawah Rp 10.000 per liter.

“Harga BBM tersebut pada periode Desember 2022 dengan rata-rata harga minyak US$ 75 – US$ 79 per barel,” ucapnya.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa harga BBM antarnegara pada dasarnya tidak dapat dibandingkan secara langsung. Pasalnya, profil pasar BBM pada masing-masing negara tidak sama.

“Selain itu, riset ReforMiner juga menemukan bahwa bentuk kebijakan harga BBM pada masing-masing negara termasuk enam negara di ASEAN tidak sama,” ucapnya.

Dari sisi jenis BBM, berdasarkan kajiannya ditemukan bahwa jenis BBM yang mendominasi pasar BBM di sejumlah negara ASEAN berbeda. Meskipun berbeda, menurutnya terdapat pola yang relatif sama bahwa jenis BBM yang mendominasi pasar BBM pada masing-masing negara adalah jenis BBM dengan RON (nilai oktan) dan CN (cetane number/ angka setana) yang paling rendah.

Berita Terkait:  Legislator PPP : Restrukturisasi Anak Cucu Pertamina Jangan Berdampak Terhadap PHK Karyawan

Di Filipina misalnya, sekitar 80% masyarakatnya mengonsumsi BBM jenis RON 91, di Thailand 90% warga mengonsumsi RON 91 dan RON 95. Lalu, di Vietnam sekitar 70% masyarakat mengonsumsi BBM RON 95.

Di Indonesia 79% masyarakat mengonsumsi BBM jenis RON 90. Sementara di Malaysia, 85% masyarakat mengonsumsi BBM RON 95.

Berdasarkan bentuk kebijakan harga BBM, ada dua tipe kebijakan harga BBM di ASEAN yakni mengacu pada mekanisme pasar dan diintervensi/diberikan subsidi oleh pemerintah.

“Singapura tercatat sebagai satu-satunya negara di ASEAN yang tidak memberikan subsidi BBM,” ucapnya.

Sedangkan harga BBM di Malaysia terhitung paling murah karena Pemerintah Malaysia memberikan subsidi pada BBM RON 95 dan Solar dengan CN di atas 51.

“Harga BBM Malaysia dihitung menggunakan Automatic Pricing Mechanism (APM), berubah setiap minggu mengikuti rata-rata harga minyak dan besaran subsidi yang telah ditetapkan Pemerintah Malaysia,” jelasnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles