Relawan Masih Dukung Wacana Jokowi 3 Periode, Projo Tetap Tolak

Jakarta – Jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera berakhir tahun 2024, ini menjadi akhir perjalanan Jokowi sebagai Presiden selama 2 periode. Meskipun akan berakhir, rupanya ada wacana bahwa presiden akan memimpin hingga 3 periode. Menanggapi hal ini, Sekjen Pro-Jokowi (Projo) Handoko menyebut masih ada sejumlah relawan yang mendukung wacana tersebut. Namun, Handoko mengklaim pihaknya menolak wacana 3 periode Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ada kawan-kawan relawan yang mendukung 3 periode, kami juga akui itu. Ada juga yang menginginkan Pak Jokowi terus, ada yang bagi mereka presiden itu Pak Jokowi terus,” kata Handoko kepada wartawan di Kantor Projo, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2022).

Namun, ia menegaskan sikap Projo sendiri tetap menolak wacana 3 periode itu. Sebab, lanjut dia, hal itu bertentangan dengan konstitusi dan nilai demokrasi.

“Bahwa gagasan itu kami nilai bertentangan dengan konstitusi, bertentangan dengan demokrasi,” tegas dia.

Handoko menilai memang sejatinya ada banyak relawan yang menyetujui wacana itu. Dia menyinggung dari 12 kali hasil Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar Projo, masih terdapat 2 daerah yang menempatkan Jokowi di posisi atas survei capres.

Berita Terkait:  DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro

“Dari 12 kali Musra yang kita gelar, memang ada dua yang menempatkan Pak Jokowi di posisi paling atas. Itu waktu di Bandung, Jawa Barat sama di Kupang, di NTT,” papar dia.

Kendati demikian, Handoko menegaskan hal yang terpenting yakni bagaimana pemilu dimaknai sebagai konsolidasi demokrasi untuk memunculkan regenerasi. “Hal yang lebih penting bagi kami, yaitu bagaimana tetap Pemilu dimaknai sebagai sebuah konsolidasi demokrasi yang kemudian akan memunculkan sebuah regenerasi,” sambung Handoko.

Lantas, dia juga menjawab soal respons nasib Projo ke depannya jika Jokowi tak lagi menjabat sebagai presiden. Ia mengaku hingga saat ini Projo masih belum menentukan dukungannya terkait sosok suksesor Jokowi.

“Kalau soal nama, kami masih akan menggelar Musra sampai selesai, kan masih berlanjut. Sampai sekarang sudah sepertigalah dari provinsi,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles