ISLAHUDDIN

Politisi Muda dari Rahim Pesantren

Islahuddin merupakan aktivis dan politisi muda yang lahir dari rahim pesantren. Sejak kecil, selain mengenyam pendidikan sekolah dasar di pagi hari, juga sekolah di madrasah ibtidaiyah di siang hingga sore hari. Saat menjelang maghrib, Islah kecil pergi ke surau atau yang biasa disebut langgar di Madura. Saat itu dia mengaji al-Quran dan membaca sholawat hingga selepas sholat Isya’.

Kegiatan mengaji ini juga dilakukannya pada waktu shubuh. Islah bersama-sama temannya yang lain berlomba-lomba datang ke langgar sebelum berkumandang adzan shubuh,  bahkan mereka sering kali balapan lari agar sampai terdepan di langgar.  Hal ini dilakukan karena satri yang sampai duluan di langgar lah yang akan diajari pertama kali oleh kyai. Setelah diajari membaca Quran para santri bisa langsung pulang. Begitulah keseharian Islah kecil hingga tamat kelas VI SD dan tamat MI.

Selepas SD, Islah memilih melanjutkan Pendidikan ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. Ini merupakan salah satu pondok terbesar di Madura yang berada di ujung Pulau Garam tersebut. Di sini, Islah menghabiskan masa remajanya selama tujuh tahun yang terdiri dari satu tahun di Trabiyatul Muallimin Al-Islamiyah (TMI) dan enam tahun SMP-SMA Ma’had Tahfidzil Quran (MTA) yang keduanya berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Al-Amien.

Berita Terkait:  Waketum PPP Pimpin Konsolidasi Partai di Riau

Di pondok inilah, Islah remaja belajar ditempa dengan disiplin kehidupan pesantren selama 24 jam sehari dan 7 hari selama seminggu. Disiplin sholat jamaan mulai sholat lima waktu dan Jemaah tahajjud dan Dhuha dilakukan. Selain itu tentu saja Islah mendapatkan pelajaran agama mulai dari tauhid, fiqih, nahwu/shorrof, shiroh nabawi, perbandingan madzhab, dan lainnya diajarkan di samping pelajaran dengan kurikulum Pendidikan Nasional sebagaimana layaknya sekolah SMP dan SMU.

Selepas di Al-Amien, Islah sempat melajutkan nyantri di Pondok Pesantren Mamba’ul Quran Singosari Malam selama setahun. Di sela-sela itu saat bulan Ramadhan, Islah juga tabarrukan ke Pondok Pesantren Tanbu’ul Quran, salah satu pesantren Quran terkenal di Kudus Jawa Tengah yang didirikan oleh almarhum KH Arwani Amin.

Setelah satu tahun, di pesantren al-Quran, Islah kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan mengambil jurusan Tafsir Hadis di Faulutas Ushuluddin. Saat libur kuliah, Islah selalu menghabiskan waktu liburan semester di Pondok Pesantren Nurul Falah Banyuwangi dengan menjadi salah satu pengajar, selain itu juga sering dihabiskan di pondok Mam’baul Qur’an Singosari untuk kembali bergelut dalam komunitas Qurani.

Saat belajar di kampus inilah, Islah aktif berorganisasi dan banyak belajar tentang dunia jurnalistik dengan aktif di Lembaga Pers Mahasiswa. Rupanya, aktivitas di LPM ini kemudian mengantarkan Islah menjadi wartawan professional di berbagai media, seperti di Koran Seputar Indonesia (SINDO), Brilio.net (Grup Kapanlagi.com), dan juga Akurat.co (salah satu media yang dirintisnya). Selain di media, dunia professional Islah juga diisi dengan menjadi konsultan media di sejumlah instansi, misalnya di Direktorat Permukiman dan Perkotaan Bappenas sejak tahun 2013 hingga saat ini. Ia juga pernah menjadi tenaga ahli komunikasi di Bawaslu DKI Jakarta di tahun 2012. Keahlian di bidang komunikasi dan jurnalistik ini juga yang membuat DPP PPP menariknya untuk menjadi konsultan media yang bertanggung jawab membuat isu dan berita PPP selama kampanye 2018-2019 silam dan diteruskan hingga saat ini.

Berita Terkait:  Tanggapi Santai Pelemparan Telur Busuk di Kantor DPW Aceh, Nasdem: Anies Tetap Disambut dengan Baik

“Pertemuan” tak sengaja Islah dengan PPP ini tampaknya menjadi jalan takdir untuk berjuang di melalui jalur politik. Di PPP, Islah selain menjadi konsultan media, juga diberi tugas menjadi Tenaga Ahli Fraksi untuk Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Perdagangan dan UMKM. Saat beraktivitas di partai dan DPR inilah Islah semakin menyadari bahwa politik bisa menjadi alat yang sangat efektif dalam memperjuangkan aspirasi umat.

Suka atau tidak suka, para politisi lah yang merancang dan membuat undang-undang (fungsi legislasi), ikut mengawasi pemerintah (fungsi pengawasan) dan memutuskan anggaran pemerintah (fungsi bugheting). Bagi politisi yang diberi amanah di eksekutif, mereka juga mendapatkan kewenangan untuk menyelenggara pemerintahan, baik pemerintah pusat maupun daerah. Mengingat pentingnya fungsi politik ini, perlu banyak kader umat dan para santri untuk berkiprah di politik. Hal inilah yang memanggil Islah untuk menjadi politisi muda melalui jalur Partai Persatuan Pembangunan.

BIODATA ISLAHUDDIN

Nama                                    : Islahuddin

Tempat, Tanggal Lahir    : Bangkalan, 10 Okotober 1980

Berita Terkait:  Muktamar PPP, Dibuka di Makassar Diakhiri di Bogor

Alamat : Jl Kelurahan Ujung Menteng RT 08 RW 01 Cakung, Jakarta Timur

Pendidikan:

1985-1987                            TK Sunan Cendana

1987-1993                            SD Negeri Kwanyar Barat 01

1993-1994            Tarbiyatul Muallimim Al-Islamiyah Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura

1994-2020            SMP-SMU Ma’hat Tahfidzil Qur’an Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura

2020-2021            Pondok Pesantren Mamba’ul Quran Singosari Malang

2021-2026            UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

2019-sekarang   Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Riwayat Pekerjaan:

2006-2007                            Distributor buku-buku Yogyakarta di Malang

2007-2008                            Wartawan Majalah Visi Kita Majelis Nasional KAHMI

2008-2015            Wartawan Koran Seputar Indonesia (SINDO)

2015-2016            Surveyer Lembaga Survei dan Konsultan Politik Charta Politica

2016-2017            Wartawan Brilio.net

2017-2017            Redaktur Akurat.co

2018-2019            Konsultan Media DPP PPP

2019-2021            Tenaga Ahli Fraksi PPP untuk Komisi VI DPR RI

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles