Rektor Unesa Sebut Tangan Dingin Menpora Hasilkan Prestasi

SURABAYA – Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Noor Hasan menilai prestasi predikat hattrick opini WTP tidak lain merupakan hasil ‘tangan dingin’ Menpora Amali yang terlihat sebagai sosok humanis, komunikatif, dan mampu mengayomi serta bersinergi dengan berbagai pihak.

“Jadi, perolehan hattrick opini WTP Kemenpora ini melalui tangan dinginnya mas Menteri olahraga. Ini sangat luar biasa,” kata Rektor Unesa Prof. Noor Hasan saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (16/7/2022).

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Penyerahan LHP BPK RI itu diserahkan langsung oleh Anggota III BPK RI Achsanul Qosasi selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Rabu (13/7/2022).

“Jadi, beliaunya ini komunikatif, kemudian sangat bisa menjaga segala sesuatu terkait bagaimana agar instansi yang dipimpimnya maju dan berkembang ke arah lebih baik,” ujar Prof. Hasan.
 
Predikat WTP tahun anggaran 2021 menjadi predikat ketiga (hattrick) Kemenpora RI usai dua tahun berturut-turut sebelumnya (2019-2020) meraih hasil yang sama (WTP) dibawah kepemimpinan Menpora Amali.

Berita Terkait:  PB HMI Tolak RUU Sisdiknas Masuk Prolegnas yang Menghilangkan Frase Madrasah

“Dengan peroleh WTP tiga kali berturut-turut ini adalah prestasi yang luar biasa. Ini adalah komitmen dari Menpora Amali yang luar biasa bersama jajarannya mulai dari eselon I sampai eselon IV,” tambahnya.

Ia kembali menilai, Menpora Amali sangat mampu bersama-sama bekerjasama untuk menjaga akuntabilitas, transparansi penggunaan anggarannya. Hingga sampai bagaimana upaya beliau supaya pelaksanaan penggunaan anggaran di kementerian  tertib dan baik.  Dengan melakukan peningkatan-peningkatan SDM nya dengan bentuk-bentuk pelatihan bagaimana penggunaan anggaran yang tertib dan baik.

Perolehan WTP itu menurutnya, juga akan menjadi contoh di kampus yang ia pimpin agar lebih tertib dan transparan serta akuntabel.

“Kami selaku salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk untuk sentra pembinaan olahraga melalui program DBON, kami juga akan melakukan hal yang sama, terkait dengan bagaimana penggunaan anggaran yang benar, tertib dan transparan untuk kepentingan lembaga,” urainya.

“Saya berharap kedepan perolehan WTP untuk tahun-tahun selanjutnya dapat terus dipertahankan, dan saya yakin opini baik ini (WTP) bisa diperoleh lagi oleh Kemenpora melalui mas Menteri Olahraga yang sangat humanis, komunikatif dan bisa mengayomi semua SDM nya yang unggul dan luar biasa,” harap Prof. Noor Hasan.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles