Berlaku Hari Ini, Jalur Roda 2 di Jembatan Suramadu Ditutup Setahun

MADURA – Jembatan Suramadu untuk jalur sepeda motor akan ditutup total selama setahun ke depan. Penutupan dilakukan karena adanya pemasangan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) di Jembatan Suramadu.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengerjaan kabel PLN dalam upaya penambahan pasokan daya listrik ke Pulau Madura yang selama ini dirasa kurang.

Rizki Aftarianto, Manager PLN UPP JBTB 2 saat menjelaskan, penutupan itu dilakukan guna memudahkan pasokan listrik di Madura untuk mencegah adanya pemadaman bergilir seiring pertumbuhan listrik yang kian tinggi di empat kabupaten di Madura.

“Pertumbuhan listrik di Madura, daya totalnya 290 Megawatt, tahun 2023 bulan Juli diperkirakan kebutuhannya akan mencapai 300 Megawatt. Kalau belum disuplai akan ada pemadaman bergilir. Akan kita tambah 300 Megawatt agar bisa 600 Megawatt,” kata Rizki, kepada media, Rabu (13/7/2022).

Penutupan ini akan dimulai 14 Juli 2022 mendatang hingga Juli 2023. Selama penutupan berlangsung, sepeda motor akan dialihkan ke sebagian jalur kendaraan roda empat sisi paling kiri di Jembatan Suramadu.

Berita Terkait:  Sopir Bus Pariwisata Yang Kecelakaan di Ciamis Serahkan Diri

Sementara itu, AKP Eko Adi Wibowo, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan, rekayasa lalu lintas terkait dengan pengalihan arus sepeda motor ke jalur kendaraan roda empat telah disimulasikan.

Sebagai batas pemisah, 380 barier disiapkan. Sepeda motor menggunakan satu lajur sisi kiri di jalur kendaraan roda empat.

”Sebanyak 60 personel diterjunkan. Penjagaan terbagi menjadi dua sif. Ada petugas yang stand by dan lainnya mobile dengan mengendarai mobil patroli,” kata Eko.

Ia berharap tidak ada kendala serius dalam pengalihan arus sepeda motor. Sebab, sebelumnya sudah dilakukan pengaturan yang sama.

Beberapa bulan lalu, perbaikan kabel jaringan PLN juga dilakukan di Jembatan Suramadu. Saat itu jalur sepeda motor dari Surabaya ke Madura ditutup total.

Adapun pengerjaan pemasangan SKTT berjalan secara bertahap. Dimulai dari jalur sepeda motor dari arah Surabaya menuju Madura yang memakan waktu selama enam bulan.

Kemudian, dilanjutkan pemasangan pada arah sebaliknya. Yaitu, jalur sepeda motor dari Madura menuju Surabaya dengan durasi pengerjaan yang sama.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles