Ketum ISORI Apresiasi Tim Indonesia Pada SEA Games 2021 Vietnam

JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (ISORI), Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar mengapresiasi tim Indonesia yang berhasil berada di tiga besar klasemen SEA Games 2021 Vietnam, dengan perolehan 69 medali emas, 92 perak, dan 80 perunggu, meningkat dari sebelumnya pada SEA Games 2019 Filipina dimana Indonesia berada di posisi empat besar.

Prof. Dr. Syahrial menilai hasil positif ini tidak terlepas dari implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan pembentukan tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) yang terdiri dari akademisi, praktisi, KONI, KOI dan Kemenpora. Salah satunya dengan menyeleksi secara ketat pengiriman atlet berdasarkan data dan track record prestas di ajang event internasional.

“Target posisi tiga besar tercapai, kontingen kita secara umum berhasil. Kita lihat ada satu inovasi dan keberanian, jumlah kontingen yang dikirim kan separuh dari jumlah pada SEA Games sebelumnya, dari 841 atlet menjadi 499 atlet, namun prestasi yang dihasilkan seperti yang diharapkan dan direncanakan,” ujar Prof. Dr. Syahrial dj Jakarta.

Berita Terkait:  Presiden Jokowi: Saya Tak Akan Lindungi Koruptor

Mantan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat ini menilai penerapan DBON sebagai paradigm baru olahraga Indonesia sudah tepat dan perlu dipertahankan dalam pembinaan atlet kedepan karena mengedepankan sport science dan data atlet.

“Penerapan DBON sudah tepat dan perlu dipertahankan karena kita sudah melihat hasilnya,” jelasnya.

Dia menyebutkan, karena SEA Games dan Asian Games hanya dijadikan sebagai sasaran antara dari target utama yakni perbaikan peringkat di olimpiade dalam DBON. Dengan demikian, pengiriman atlet harus benar-benar selektif dan diharapkan bisa berprestasi di olimpiade.

“Para atlet diharapkan masa depannya untuk berprestasi di olimpiade, supaya proses latihan, pembinaan lebih keras lagi. Kalau kita hanya begitu saja, jadi peningkatan kualitas latihan akhirnya tidak terjadi,” katanya.

Disisi lain, adanya seleksi ketat ini dan target yang jauh lebih tinggi maka ini harus menjadi pelajaran untuk seluruh pengurus cabang olahraga agar makin intensif lagi mempersiapkan atletnya karena tim sudah menaikan standar atlet yang dikirim.

“Jadi proses tadi itu motivasi supaya proses pembinaan lebih serius lagi. Jadi gak gampang mewakili Indonesia ke luar negeri. Kita tidak ingin yang kita kirim hanya sekadar melengkapi nomor pertandingan harus diikuti,” jelasnya.

Berita Terkait:  Kejurnas Judo, Menpora Berharap Ajang Ini Akan Lahirkan Atlet Muda

Mantan Wakil Rektor IV Universitas Negeri Padang (UNP) pun memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah baik itu saat persiapan maupun saat event berlangsung di SEA Games. Selanjutnya, Syahrial berharap cabang olahraga dan para atlet meningkatkan standar mereka untuk menyesuaikan diri dengan penerapan DBON.

“Implementasi DBON sudah sangat bagus dan berdampak baik, walaupuan di awal ada kritikan, setiap ada inovasi pasti ada kritikan itu pasti. Saya apresiasi keberanian pak menteri dalam melakukan inovasi pembinaan prestasi olahraga kita,” katanya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles