Begini Cara Disperinaker Selesai Konflik Dengan Perusahaan

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan mencatat sebanyak lima kasus konflik perusahaan selama tahun 2021. Rata-rata kasus disebabkan para karyawan yang belum mendapatkan haknya, baik yang sedang bekerja atau yang diberhentikan tanpa pesangon.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disperinaker Bangkalan Titin Suhartini menyampaikan, sepanjang tahun 2021, kasus yang ditangani semuanya tuntas.

“Ada lima kasus memang, tapi penyelesaiannya berbeda beda,” katanya.

Titin juga mengungkapkan, kasus perselisihan didominasi oleh laporan para pekerja. Ada yang statusnya diberhentikan tanpa pesangon, atau mereka yang tidak mendapatkan hak gaji sesuai dengan kinerjanya.

“Semuanya terjadi karena tidak ada kesepakatan antara keduanya, jadi kami bantu mediasi,” ucapnya.

Sementara itu, menurutnya, ada tiga tahapan dalam penyelesaian kasus tersebut. Apabila dalam tahap pertama yakni mediasi sudah menemukan solusi, maka kasus dianggap selesai. Namun, jika belum selesai, dilanjutkan mediasi oleh provinsi, dan akhirnya akan berlanjut ke pengadilan, jika masih belum menemukan jalan keluar.

“Memang bertahap, jadi kami upayakan untuk selesai pada tahap pertama, yakni bipatri atau hubungan kekeluargaan,” jelasnya.

Berita Terkait:  Komunitas Blater Madura Siap Dukung Ulama dalam Kasus KCM

Selanjutnya, Titin menuturkan, dari lima kasus yang ditanganinya, hanya terdapat satu kasus yang diselesaikan hingga ke pengadilan. Sementara empat lainnya selesai pada tahap mediasi kekeluargaan.

“Kadang jika karyawannya berani dan menuntut banyak, bisa saja sering selesai di pengadilan,” tandasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles