Stok Pupuk Bersubsidi Sisa 5 Ribu Ton, Dispertapahorbun: Harus Terserap Habis

BANGKALAN – Menjelang tutup tahun 2021, stok pupuk subsidi di Bangkalan terpantau aman. Bahkan masih tersisa sekitar 5 ribu ton dari total 20 ribu ton. Kendati demikian, stok kuota pupuk tahun 2021 ini harus habis agar bisa menentukan jumlah kuota di tahun berikutnya.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Bangkalan Puguh Santoso mengatakan, pada awal Desember masih tersisa sekitar 5 ribu ton. Sisa itu harus habis terserap untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir tahun.

“Kalau awal November yang lalu sekitar 9 ribu ton, sekarang awal Desember sisa sekitar 5 ribuan ton,” kata Puguh seperti dikutip dari laman resmi pemkab, Jumat (10/12/2021).

Menurutnya, pada tahun 2022 nanti pengajuan penambahan dari kuota sebelumnya bisa dikabulkan. Salah satu persyaratannya, kuota di tahun sebelumnya harus tuntas terserap. Sebab jika tidak, maka akan kesulitan mengusulkan tambahan.

“Sekarang pengajuannya sudah melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) jadi harus sesuai,” ucapnya.

Puguh optimis, semua stok pupuk subsidi berhasil diserap. Sebab jika mengacu pada serapan di bulan November sebanyak 4 ribu ton habis. Sedangkan beberapa minggu lalu, sempat ada keterlambatan pengiriman.

Berita Terkait:  Anak TK di Banyuwangi Ikuti Program Foodpedia Kids Creative

“Kemungkinan banyak yang akan melakukan penebusan di bulan ini, karena kemarin sempat ada kendala,” tuturnya.

Puguh juga berharap, pengajuan yang nanti akan direncanakan bisa diterima oleh Dirjen Pertanian, mengingat kebutuhan petani memang semakin menurun, lantaran ada penyempitan lahan.

“Semoga nanti yang kami ajukan sesuai dengan ketentuan, sehingga tidak ada pengurangan kuota,” harapnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles