Polisi Sumenep Resmi Menahan Tiga Orang Tersangka Kasus Pembunuhan

SUMENEP – Polres Sumenep resmi menahan tiga orang tersangka dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Ambunten, Sumenep, Madura. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (1/12/2021), pukul 19.00 WIB.

Pelaku yang berjumlah tiga orang menebas Mulyadi (37) hingga mengalami 7 luka, mulai dari leher, telinga, punggung dan kepala sebelah kiri atas.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan, bahwa motif dari kasus penganiayaan terhadap korban itu soal perselingkuhan dengan istri pelaku.

“Motifnya soal perselingkuhan,” kata AKP Widiarti, Jumat (3/12/2021) kemarin.

Tiga pelaku sudah diringkus oleh polisi, setelah sempat melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi, karena pelaku jadi gelap mata terhadap korban yang diduga pernah berselingkuh dengan istrinya.

Korban tak menyangka bakal dapat serangan mendadak hingga tewas berdarah, korban pun tak sempat menghindari dari serangan tiga pelaku.

“Pasal yang disangkakan terhadap pelaku itu pasal 340,” pungkasnya.

Berikut kronologi pembunuhan yang dihimpun Kanalberita.co

Peristiwa penganiayaan dan pembunuhan berawal dari hubungan asmara antara korban dan Istri pelaku.

Berita Terkait:  Awas! 26 Wilayah di Jakarta Ini Terendam Banjir

Kejadian berawal, saat Haris (40) melihat istrinya berboncengan dengan adik korban menuju rumah Mulyadi (korban) yang berada di Dusun Wakduwak, Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura. Tak terima melihat istrinya menuju rumah lelaki lain, pelaku pun langsung mendatangi rumah Mulyadi dengan membawa senjata tajam berupa parang, kampak dan celurit.

Selama diperjalanan pelaku menghubungi Mioddin (60) yang merupakan orang tua pelaku dan Halili (30) adiknya, dan mereka sepakat untuk bertemu di rumah korban. Sesampainya di rumah korban, pelaku melihat istrinya sudah berada di rumah korban, dan terjadilah adu mulut diantara mereka dan berujung penganiayaan oleh ketiga pelaku sehingga korban Mulyadi tewas. Mengetahui korban sudah tak bernyawa dengan sejumlah luka disejumlah bagian tubuhnya, ketiga pelaku pun langsung melarikan diri.

Tak membutuhkan waktu lama, pada kamis (2/12/2021) sekitar pukul 00.30 WIB, Resmob berhasil menangkap Halili (30) di sebuah rumah milik Bapak Salam, di Dusun Bilbagung, Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan. Dihari yang sama, sekitar pukul 08.00 WIB pelaku Haris (40) dan Mioddin (60) menyerahkan diri ke Polsek Pasongsongan dengan didampingi Kades Beluk Raje, Kecamatan Ambunten dan Kades Sodara, Kecamatan Pasongsongan.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles