Ada Desakan dibubarkan, MUI Sumenep Berikan Respon Begini

SUMENEP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, turut merespon isu bubarkan MUI yang ramai dibicarakan dalam sepekan ini.

Sekretaris MUI Kabupaten Sumenep, Mustafha, menilai orang yang menghembuskan isu bubarkan MUI tidak paham keberadaan MUI itu.

“Mereka tidak tahu bahwa MUI ini masih eksis sampai sekarang. Yang mengusulkan MUI dibubarkan itu tidak bisa membedakan, mana tindakan atas nama pribadi dan mana yang atas nama lembaga,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Menurut dia, MUI ini masih dibutuhkan pemerintah dan masyarakat. Pemerintah masih memerlukan fatwa MUI. MUI ini memberikan kesejukan.

Lebih lanjut Mustafha mengatakan tubuh MUI terdapat ulama-ulama besar dari berbagai organisasi Islam. Apabila MUI dibubarkan, dinilai sama dengan mencoreng para ulama.

“Banyak hal-hal keumatan yang menjadi fungsi MUI. Sebaiknya memang ‘tabayyun’, duduk bersama antara pengurus MUI pusat, provinsi, dan kabupaten untuk memperkuat fungsi-fungsi MUI,” pungkasnya.

Sebegai informasi, Densus 88 menangkap Zain An-Najah di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Selasa lalu. Polisi menyebut Zain diduga merupakan anggota Dewan Syuro dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) dan juga Ketua Dewan Syariah Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles