AKRAB Banyuwangi Beri Bantuan Kepada Rekan Pelaku UMKM

BANYUWANGI – Asosiasi Kuliner, Kaos, Kerajinan, Aksesoris dan Batik Banyuwangi (AKRAB) mengadakan bakti sosial, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap anggota lainnya yang membutuhkan dan masih terdampak pandemi.

Penyerahan bantuan tersebut digelar secara simbolis di Pusat Kopi Kakao Banyuwangi (Pusoko Wangi), Jalan Ahmad Yani Banyuwangi pada Jumat pagi (19/11/2021).

Ketua Akrab, Syamsudin mengatakan tercetusnya bakti sosial ini dikarenakan tidak sedikit anggota Akrab yang akhirnya gulung tikar dikarenakan terdampak penerapan PPKM.

“Melihat banyak UMKM anggota Akrab yang terdampak penerapan PPKM, sampai membuat sebagian anggota Akrab gulung tikar. Sementara teman-teman lain yang walaupun terdampak tetapi masih kuat secara ekonomi berinisiatif membantu meringankan beban bagi teman-teman AKRAB yang terdampak,” katanya kepada BWI24Jam.

Sedikitnya 30 orang penerima bantuan UMKM hadir pada acara simbolis ini. Namun secara keseluruhan penerima bantuan ada 120 orang. Bantuan tersebut bersumber dari anggota Akrab yang masih kuat secara ekonomi untuk membantu meringankan beban anggota Akrab lainnya. Oleh karena itu, mereka menyebut baksos ini dengan sebutan Dari Akrab, Oleh Akrab, dan Untuk Akrab.

Berita Terkait:  Panglima TNI dan Kapolri pantau Vaksinasi Massal di Bangkalan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie mengatakan pelaku UMKM di Banyuwangi harus tetap bisa eksis dan bertahan menghadapi masa pandemi ini.

“Bukan hanya anggota Akrab sendiri, namun diharapkan kedepannya bantuan ini mencakup warga sekitar lokasi usaha masyarakat,” ucap Nanin dalam sambutannya.

Selaras dengan itu, Wakil Ketua Akrab Rekto Puspitasari juga menyampaikan kegiatan ini hanya sedikit kepedulian para pelaku usaha anggota Akrab.

“Mudah-mudahan sedikit bantuan ini bisa membawa berkah. Kedepannya kita juga akan peduli kepada orang sekitar tempat usaha kami.” ujar Puspitasari yang sering dipanggil Mak Pit.

Dalam acara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menitipkan pesan agar para pelaku UMKM tetap kreatif dan inovatif. Masa pandemi bisa dilawan dengan cara yang kreatif karena masyarakat sudah jarang belanja tatap muka langsung, sekarang sudah harus melek digital atau digitalisasi.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles