Dispertapahorbun Pastikan Tak Di ada Kelangkaan Pupuk di Bangkalan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menjamin ketersediaan pupuk subsidi untuk kebutuhan musim tanam September hingga Desember 2021 dalam kondisi aman. Sebab Kabupaten Bangkalan memiliki kuota pupuk sebanyak 20.007 Ton.

Kepala Dispetapahorbun Bangkalan Puguh Santoso melalui Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Dispertahorbun Bangkalan Chk Karyadinata mengatakan, saat ini realisasi pupuk sudah mencapai 9.000 Ton. “Sisanya 11 ribuan ton harus terealisasi dua bulan kedepan,” ujarnya, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, stok pupuk untuk Kabupaten Bangkalan masih cukup. Hanya saja proses distribusi dari Petrokimia yang kadang lambat.

“Jika selama ini masih ada keluhan masyarakat tentang kelangkaan pupuk itu karena kita hanya dikirim 100 ton perhari. Padahal kebutuhan kita itu mencapai 250 ton perhari,” terangnya.

Pihaknya juga sudah berkirim surat kepada Petrokimia agar armada distribusi terus ditambah sehingga memenuhi kuota yang ditargetkan.

Selain itu pihaknya juga memastikan jika harga eceran tertinggi (HET) sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No 49 Tahun 2020 pada tanggal 30 Desember 2020. HET pupuk bersubsidi sebagai berikut, Urea per kg Rp 2.250, per karung Urea Rp 112.500, ZA per kg Rp 1.700, untuk per karungnya Rp 85.000, SP – 36 per Kg Rp 2.400 sedangkan perkarungnya Rp 120.000. Jenis pupuk NPK Phonska per kg dibandrol Rp 2.300 dan per karung Rp 115.000. Untuk jenis Petroganik per kg Rp 800 dan per karungnya Rp 32.000.

Berita Terkait:  Buka Lomba Seni Suara Ayam, Bupati: Salah Satu Cara Kami Melestarikan Budaya

“Selama membeli di kios resmi itu patokan harganya,” tutupnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles