Miris, Jumlah Janda Baru di Kabupaten Sampang Tembus 1.093 Orang

BANGKALAN – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang mencatat ada 1.093 orang kasus perceraian sepanjang tahun 2021.

Panitera Muda, Pengadilan Agama Sampang, Jamaliyah menjelaskan angka perceraian ini didominasi oleh istri yang menggugat suami yakni sebanyak 800 kasus. Sedangkan suami yang menjatuhkan talak kepada istri berjumlah 426 kasus.

“Masih ada sisa 133 perkara yang masih belum diputus,” katanya, Rabu (17/11/2021).

Ia menambahkan, faktor penyebab perceraian rata-rata disebabkan oleh persoalan ekonomi, perselisihan yang terus menerus, mabuk, perjudian, kawin paksa, meninggalkan salah satu pihak, poligami, hukuman penjara, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Yang paling dominan kasus perselisihan dan pertengkaran terus menerus yakni mencapai 667 kasus, kemudian faktor ekonomi sebanyak 305 kasus, dan meninggalkan salah satu pihak sebanyak 61 kasus,” jelasnya.

Dari jumlah perkara yang sudah resmi diputus terdapat 1.093 wanita di Kabupaten Sampang resmi berstatus janda. Sedangkan perkara yang sudah diminutasi sebanyak 1.339 kasus,” tandasnya.

Sekedar diketahui, rincian putusan atas perkara perceraian tersebut yakni Januari tercatat ada 90 kasus, Februari 145, Maret 101, April 106, Mei 67, Juni 140, Juli 44, Agustus 123, September 151, dan Oktober sebanyak 127 kasus.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles