Catat! 12 Kecamatan di Bangkalan Ini Rawan Longsor Hingga Banjir

BANGKALAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, menyebutkan ada sekitar 12 dari 18 total kecamatan di daerah itu rawan terjadi bencana alam saat musim hujan datang seperti saat ini.

“Hal itu berdasarkan hasil pemetaan terbaru oleh tim lapangan serta pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” kata Kepala Satuan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bangkalan, Rizal Moris, Senin (15/11/2021).

Rizal menyebutkan bencana alam yang sering terjadi, yakni banjir, tanah longsor dan angin kencang dan puting beliung.

Dia pun memerinci kecamatan tersebut berdasarkan potensi bencananya:

  1. Kota Bangkalan (banjir, angin putih beliung)
  2. Blega (banjir)
  3. Arosbaya (banjir)
  4. Klampis (banjir)
  5. Burneh (banjir, angin putih beliung)
  6. Socah (banjir)
  7. Kokop (tanah longsor)
  8. Konang (tanah longsor)
  9. Geger (tanah longsor)
  10. Galis (tanah longsor)
  11. Tanjung Bumi (tanah longsor)
  12. Tragah (angin putih beliung)

Sebelumnya, personel gabungan TNI/Polri serta Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bangkalan, Palang Merah Indonesia, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan HIdup, hingga Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Bangkalan menggelar simulasi tanggap bencana di lapangan Polres Bangkalan.

Berita Terkait:  Darurat Covid 19, 7 RS Rujukan di Sidoarjo Tak Mampu Tampung Pasien

Simulasi dilakukan sebagai upaya mempersiapkan personel ketika dihadapkan pada kondisi cuaca buruk sekalipun. Dari beberapa perlengkapan, personel gabungan mengasah keterampilan menggunakan perahu karet.

“Saat ini sudah memasuki musim penghujan. Masa pancaroba telah berakhir, biasanya dimulai pertengahan-akhir September hingga minggu pertama di bulan November,” pungkas Rizal.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles