Dua Warga Sumenep Ditangkap Polisi Karena Narkoba

SUMENEP – Satresnarkoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali melakukan penangkapan kepada dua warga atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, pada Kamis (11/112021).

Dua orang itu berinisial MS (42) warga Desa Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep dan RB (33) warga Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan dalam rilisnya, penangkapan dua terlapor RJ dan RB tersebut berawal dari informasi masyarakat jika keduanya sering melakukan transaksi barang haram tersebut.

“Anggota Sat Resnarkoba Polres Sumenep melakukan lidik secara intensif kegiatan terlapor, kemudian mendapat informasi dan A1 bahwa terlapor membawa Narkotika jenis sabu dan akan melakukan transaksi,” katanya, Jumat (12/11/2021).

“Maka petugas langsung ke daerah tersebut serta melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap RJ,” jelas Widi.

Saat digeledah oleh petugas, ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) unit HP merk Samsung warna gold bersilikon hitam serta 2 (dua) poket/kantong plastik klip kecil berisi sabu yang dibungkus sobekan plastik warna hitam putih di bawah Buk seberang jalan.

Berita Terkait:  Bupati Subang Beri Hadiah Juara Lomba Guru dan Kepala Sekolah SD Berprestasi

“Setelah ditunjukkan, terlapor mengakui bahwa barang bukti tersebut didapat dari RB,” imbuhnya.

Setalah itu, kata Widi, petugas Sat Resnarkoba Polres Sumenep melakukan pengembangan dan berhasil menangkap RB sekira pukul 21.30 WIB tepatnya di halaman rumah seorang warga di Desa Aengtongtong Kecamatan, Sumenep.

“Dari hasil introgasi, RB mengakui jika telah menyerahkan sabu kepada RJ,” jelasnya.

Selain itu, kata Widi, hasil interogasi, RB juga mengaku jika barang haram tersebut dari hasil membeli dari AR yang merupakan warga Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sumenep.

Kemudian, petugas melakukan pengembangan ke rumah AR, namun sayangnya AR berhasil melarikan diri dari kejaran petugas.

“Setelah dilakukan pengeladahan di rumah AR, petugas menemukan sejumlah BB,” ujarnya.

Adapun BB yang ditemukan petugas dirumah AR antara lain sebuah dompet kecil warna abu-abu yang di dalamnya berisi 1 poket plastik klip kecil ukuran sedang yg berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,61 gram.

Selanjutnya, 2 (dua) buah sendok sabu yang terbuat dari Sedotan, 2 (dua) buah korek api gas, dan uang tunai sebesar Rp. 250.000).

Berita Terkait:  Kapolres Sumenep dan Dansat Brimob Polda Jatim Siap Amankan Pilkades Serentak 2021

1 (satu) buah timbangan elektrik kecil warna hitam, 1 (satu) unit HP merk Nokia warna hitam, serta seperangkat alat hisap sabu berupa sebuah bong yang terbuat dari botol kaca yang pada tutupnya terdapat dua lubang yang tersambung dengan sedotan plastik warna putih dan sebuah pipet kaca yang terdapat sisa sabu. Kemudian, 2 (dua) pack berisi plastik klip kosong ukuran kecil.

Dari pengakuan dari Saudari S (Istri AR) tidak mengetahui tentang adanya barang bukti yang berhasil ditemukan oleh petugas Sat Resnarkoba Polres Sumenep.

Selanjutnya terlapor RJ dan RB berikut barang bukti diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan AR hingga kini belum diketahui keberadaannya dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Jumlah keseluruhan barang bukti narkotika jenis Sabu yang berhasil diamankan petugas berat kotor mencapai + 2,52 Gram.

“Keduanya terjerat Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandas Widi.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles