Waspada, BMKG Sumenep Ingatkan Pelayaran Waspadai Cuaca Ekstrem Akibat La Nina

SUMENEP – Memasuki bulan November dan Desember 2021, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di wilayah Kalianget, Kabupaten Sumenep, akan dampak cuaca ekstrim akibat La Nina.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Usman Khalid menjelaskan, La Nina disebabkan adanya anomali suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.

Berdasarkan data empiris yang dimiliki oleh BMKG, La Nina dapat meningkatkan curah hujan di wilayah Madura, khusus di Sumenep, pada umumnya antara 20% hingga 70%.

“Jadi La Nina ini sebenarnya merupakan fenomena global dunia. Tidak hanya disini yang merasakan dampak badai La Nina,’ katanya, Selasa (9/11/2021).

“Jadi yang perlu diwaspadai dampak La Nina itu kemungkinan terjadinya bencana Hidrometeorologi seperti angin kencang, hujan deras, banjir, dan sebagainya.

Menurut dia, hal tersebut harus diantisipasi sedini mungkin. Misalnya ada pohon yang dahannya rapuh, bisa ditebang, sampah-sampah di sungai, bisa dibersihkan supaya tidak ada yang tersumbat.

Selain itu, Usman juga mengingatkan para nelayan dan seluruh aktifitas pelayaran untuk waspada dengan cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Berita Terkait:  Dampingi Gubernur Khofifah, Bupati: Dukung Program Vaksinasi

“Fenomena La Nina ini bisa menyebabkan badai di lautan. Jadi bisa terjadi cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi dan angin kencang. Ini perlu diwaspadai untuk pelayaran,” terangnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles