LKPH Siap Perjuangkan Pelaku Usaha dan Ponpes Peroleh Sertifikat Halal

PAMEKASAN – Sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memperkuat bukti Lembaga Kajian Produk Halal (LKPH) dalam mensyariahkan sejumlah usaha di Kabupaten Pamekasan.

Hal itu ditunjukkan dengan mengajak seluruh pelaku usaha untuk mengikuti sosialisasi dan pembekalan ‘Sertifikasi Halal’ yang digelar di Pamekasan, Sabtu (16/10/2021).

Ketua LKPH Ali Masykur mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan pelaku usaha baik UMKM dan Pondok Pesantren tengah menggeluti dunia usaha.

“Sertifikat ini kan memberikan ketenangan kepada konsumen. Sehingga dunia usaha ini kita dukung,” kata Ali dalam sambutannya.

Ali menjelaskan, biasanya sertifikasi halal ini diperoleh dari Lembaga Pengkajian pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) yang dikelola Majelis Ulama Indonesia. Namun sejak lahirnya UU nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, proses ini menjadi kewenangan Kementerian Agama.

“Kalau proses ini bisa dilakukan oleh pelaku usaha UMK dan Ponpes, kami yakin kedepannya daerah kami ini akan maju,” jelas Ali.

Ali menambahkan, kegiatan yang berkerjasama dengan Kemenag ini diharapkan mampu memberikan iklim usaha yang sehat dan halal.

Berita Terkait:  Pemkab Bangkalan Tingkatkan Pelayanan Demi Target PAD

“Semoga ini bisa kita kawal, agar pelaku di daerah semakin berkembang dan banyak diminati,” kata Ali penuh harap.

Selanjutnya, Anggota DPRD Kota Gerbang Salam ini juga mengatakan, bahwa adanya sosialisasi sertifikasi halal ini ingin memastikan kepada turis-turis yang ada di Indonesia utamanya Madura memastikan bahwa produknya adalah sudah halal.

Sosialisasi dan Pembekalan “Sertifikasi Halal” yang dilaksanakan oleh Lembaga Kajian Produk Halal (LKPH)

“Sehingga tamu-tamu asing yang dari luar terutama dari daerah-daerah Arab Saudi tetap punya kepastian bahwa makanan yang ada di Madura terutama di Pamekasan sudah halal,” jelas Ali.

Ali juga menambahkan, sertifikasi halal sudah diatur dalam PP 39/2021. Sehingga produk yang masuk ke Indonesia wajib bersertifikat halal.

Untuk itu, Ali menegaskan Lembaga Kajian Produk Halal (LKPH) akan memberikan pendampingan bagi pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi halal dengan melibatkan ulama dan ustad.

“Dan lembaga kita penyedia halal ini akan berkerjasama dengan alim ulama dan Pondok Pesantren serta ustad yang ditugasin untuk menjadi pendamping penyedia halal di kabupaten Pamekasan,” tukas Ali.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles