JAKARTA – DPW PPP DKI Jakarta rajin bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh ibukota yang mempunyai sejarah membesarkan partai berlambang Kabah tersebut. Terbaru, PPP Jakarta yang dipimpin Abraham Lunggana atau Haji Lulung menggelar pertemuan tertutup dengan Rhoma Irama di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2021) kemarin.

Pertemuan silaturahmi itu berlangsung dengab penuh keakraban. Bang Haji tampak menyambut baik jajaran pengurus DPW PPP DKI Jakarta dan banyak bercerita tentang pentingnya berjihad melalui partai politik.

Sekretaris DPW DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany menyebut bahwa sang Raja Dangdut merupakan politisi senior yang lama malang melintang di dunia politik.  Najmi tidak menjelaskan secara rinci isi pertemuan, namun ia tak menampik bahwa pertemuan membahas banyak hal, termasuk soal perkembangan sosial politik di Tanah Air dalam beberapa waktu terakhir. 

“Bang Haji Rhoma sejak saya belum lahir pun sudah aktif jadi jurkam PPP. Beliau punya kecintaan yang mendalam pada partai ini. Bang Haji hidup dan menghidupi PPP, mudah-mudahan isyarat bisa pulang lagi membesarkan Ka’bah,” ucap Gus Najmi diplomatis.

Berita Terkait:  Moeldoko: Jangan Sampai Data Palsu Dimanfaatkan Oknum Politik di Pemilu 2024

Najmi kemudian mengungkit kedekatan historis antara Rhoma Irama dan partainya. Hal itu merujuk pada Pemilu 1977 dan 1982, saat Rhoma Irama menjadi juru kampanye Partai Ka’bah. Saat itu, bahkan ‘pendakwah lewat musik’ itu sempat menjadi maskot penting PPP.

Putra Wakil Menteri Agama itu juga mengaku, selama ini PPP memang selalu menjalin komunikasi yang baik dengan sang ‘Musisi Dangdut’ itu. Namun, dia tak menjawab secara gamblang saat ditanya apakah ada pembahasan khusus tentang ajakan kepada Rhoma Irama untuk kembali pulang bergabung ke PPP.

Untuk diketahui, dunia politik memang bukan hal baru bagi Rhoma Irama. Sejak awal-awal masa kariernya, Rhoma tercatat pernah bergabung dengan PPP.

Rhoma mulai aktif di dunia politik saat Pemilu 1977. Kala itu, Rhoma berhasil melambungkan PPP dengan memperoleh kenaikan signifikan suara pemilih. Pada Pemilu 1977 dan 1982, perolehan suara PPP naik secara signifikan. Saat menjadi juru kampanye, Rhoma Irama mampu menyedot jutaan umat.

Bahkan, Rhoma berhasil menggabungkan antara politik dan musik dangdut. Dalam setiap kampanye PPP, musik dangdut ditampilkan untuk menghibur peserta kampanye.(*)

Tinggalkan Komentar