Dampak Covid, Pemkab Bangkalan Turunkan Target PAD

BANGKALAN – Dampak Covid-19 berimbas pada segala sektor, termasuk sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan menyebutkan, hingga triwulan keempat capaian PAD masih sekitar Rp 143,6 miliar atau 57 persen dari target awal sekitar Rp 262,4 miliar.

Minimnya capaian PAD tersebut mengharuskan Pemkab Bangkalan melakukan penyesuaian dengan menurunkan target PAD Bangkalan menjadi Rp 251,5 miliar.

Kepala Biidang Pengelolaan Pajak dan Retribusi II Yenny Repliyanti mengatakan, penurunan target PAD tersebut akibat dampak wabah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Yenny menjelaskan, PAD Bangkalan tahun 2021 ditarget sama dengan tahun sebelumnya karena memprediksi wabah virus corona akan berakhir. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Sehingga perlu ada penyesuaian.

“Ada penyesuaian anggaran karena masih PPKM,” ujarnya, Rabu (6/10/2021).

Dengan adanya penurunan target PAD tersebut, Yenny berharap semua OPD penyumbang PAD lebih mengoptimalkan potensi yang ada sehingga target bisa tercapai atau bahkan terlampaui.

“OPD harus lebih keras lagi mengoptimalkan potensi PAD yang ada, dengan begitu target PAD kita akan tercapai,” pungkasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles