Taukah Kamu? Ini Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila!

Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila merupakan dua hal yang berbeda.

Kedua hari tersebut berbeda dari segi peristiwa dan sejarahnya.

Beberapa masyarakat sering kali keliru. Pada momen Hari Lahir Pancasila malah mempublikasikan Hari Kesaktian Pancasila.

Begitu pun sebaliknya, saat Hari Kesaktian Pancasila malah memeriahkan Hari Lahir Pancasila.

Agar tidak keliru, yuk simak perbedaan Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila

Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila diperingati untuk review Mengenang Peristiwa Sejarah Saat Pertama kali dirumuskannya Pancasila Hingga ditetapkannya sebagai dasar dasar gatra.

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016.

Melansir dari BPIP, latar belakang penetapan Tanggal Lahir Pancasila dari pidato Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) atau dikenal juga Dokuritsu Junbi Cosakai.

Saat itu Soekarno pertama kali mengemukan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara. Pancasila berasal dari dua kata, yaitu “Panca” dan “Sila”.

Berita Terkait:  Wabah PMK Meluas, Disnak Bangkalan: Tidak Ada Rencana Lockdown Pasar Hewan

Panca memiliki arti lima, sementara sila berarti prinsip atau asas. Pancasila yang pertama kali disampaikan oleh Soekarno adalah Kebangsaan, Internasionalisme atau Perikamunisaan, Demokrasi, Keadilan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Tidak berhenti saat itu, untuk menyempurnakan rumusan Pancasila sebagai dasar negara dan membuat Undang-undang Dasar dari lima sebagai tersebut, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan.

Tokoh-tokoh dalam panitia sembilan itu di antaranya Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesnnno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.

Berbagai proses untuk merumuskan telah dilaksanakan. Akhirnya Pancasila disahkan pada 18 Agustus 1945 saat sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Hasil sidang tersebut juga disetujui Pancasila dimasukkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Hari Kesaktian Pancasila
Latar belakang Hari Kesaktian Pancasila terjadi setelah Indonesia merdeka. Saat itu Pancasila sudah sah menjadi dasar negara.

Hari Kesaktian Pancasila sering menyukai dengan G30S/PKI yang mendukung tujuh jenderal yang kini menjadi pahlawan revolusi Indonesia.

Berita Terkait:  Tradisi Jenang Grendul di Bulan Safar

Pada 1 Oktober 1966, peringatan Hari Kesaktian Pancasila pertama kali dilakukan di Lubang Buaya, Jakarta.

Dahulunya, hari kesaktian pancasila hanya diperingati oleh TNI AD.

Peringatan tersebut diatur dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat bernomor Kep.977/9/1966 tertanggal 17 September 1966.

Surat keputusan tersebut menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila yang harus diperingati oleh TNI AD.

Namun, selang beberapa hari setelahnya Soeharto, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan, menerbitkan surat keputusan bernomor Kep/B/134/1966 tertanggal 29 September 1966.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dilakukan oleh seluruh slagorde (pasukan) TNI AS, dengan mengikutsertakan angkatan lainnya serta masyarakat.

Kemudian berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Nah, sudah tau kan perbedaan Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles