Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi bersama Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat membuka acara Mujahadah dan Tasyakuran lahirnya Perpres Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren

Jakarta – DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginstuksikan para Anggota Fraksi DPRD di daerah untuk menginisiasi lahirnya Perda Pesantren sebagai respon dari lahirnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaran Pesantren.

“Kami menginstruksikan anggota-anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota untuk menginisiasi dan mengusulkan Perda Pesantren dalam menyambut lahirnya Perpres ini. Sehingga menjadi gayung bersambut dari pusat hingga ke daerah dan membuktikan perjuangan PPP sangat nampak kepada kalangan pondok pesantren,” jelas Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah dan Tasyakuran lahirnya Perpres 82 tahun 2021, di sekretariat DPP PPP, Rabu (15/9/2021)

Bukan hanya itu, Awiek juga menegaskan perjuangan PPP untuk memajukan pendidikan pesantren ini tidak hanya selesai hingga terbitnya Perpres, karena kata Awiek, Perpres ini butuh implementasi dan pengawalan di tataran teknis.

“Sehingga Kemudian Fraksi PPP juga berusaha keras memasukan dalam pembahasan RAPBN 2022 di Badan Anggaran DPR RI. Tentu ikhtiar yang kita lakukan tidak akan sempurna, tidak akan maksimal tanpa bantuan doa dari para alim ulama para santri dan kaum muslimin di Indonesia,” kata Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Berita Terkait:  Prediksi Tren Bisnis UKM 2021: Usaha Kuliner Rumahan Meningkat

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi berharap agar keberadaan Perpres tersebut memberikan kemanfaatan dan keberkahan, utamanya bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya aturan mengenai dana abadi pesantren akan semakin meningkatkan sumber daya santri, sekaligus meningkatkan kualitas pesantren yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini PPP juga tengah fokus pada upaya percepatan implementasi amanat UU Pesantren, khususnya mengenai dana abadi pesantren ini agar terlaksana dengan cepat dan tepat sehingga terjadi akselerasi di pondok pesantren.

“Kami yakin dengan keberadaan dana abadi pesantren akan meningkatkan kontribusi santri di Indonesia dalam membangun peradaban bangsa dan negara,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar