Polisi Usut Dugaan Korupsi Rp5,4 Miliar di Koperasi Bhinneka Karya

PAMEKASAN – Polres Pamekasan, Jawa Timur mengusut kasus dugaan korupsi di Koperasi Bhinneka Karya yang dilakukan anggota koperasi yang ditaksir mencapai Rp5,4 miliar.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana di Pamekasan, mengatakan ada lima orang pengurus yang dilaporkan telah melakukan dugaan tindak pidana korupsi di Koperasi tersebut.

“Terkait itu saat ini tim Unit Idik IV Tipikor Reskrim Polres Pamekasan sedang selidiki,” ujarnya, Selasa (14/9/2021).

Tomy mengatakan pihaknya mulai memeriksa sebagian pengurus koperasi tersebut. Salah satunya pada 8 September 2021 polisi meminta keterangan saksi pelapor berinisial BH.

“BH memberikan sejumlah dokumen barang bukti. Sebagian besar dokumen tersebut adalah neraca keuangan Koperasi Bhinneka Karya dari tahun ke tahun yang telah dipalsukan,” papar Tomy.

Neraca keuangan palsu tersebut, lanjut dia, adalah modus yang dibuat para oknum yang berjumlah lima orang itu.

“Selain itu mereka membuat nama anggota lain dalam catatan pinjaman,” beber Tomy.

Terkait itu, Bendaha Koperasi Bhinneka Karya Bambang Irianto mengakui adanya laporan dugaan korupsi tersebut.

Berita Terkait:  Ketum ISORI Apresiasi Tim Indonesia Pada SEA Games 2021 Vietnam

Bambang juga mengatakan ia sudah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Saya juga korban dari lima oknum tersebut. Padahal saya tidak pernah pinjam uang di sana, tapi nama saya tercatut,” tandasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles