PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memastikan pihaknya mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan, di daerah tersebut.

Baddrut Tamam mengatakan, distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan ini rutin dilakukan setiap tahun.

Meski demikian, jumlah daerah terdampak kekeringan di Pamekasan tahun ini berkurang apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Hampir setiap tahun kita melakukan hal seperti ini, cuma yang membedakan tahun ini ada progres positif yang telah kita lakukan,” kata Baddrut Tamam, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan, program bantuan air bersih untuk seluruh elemen masyarakat saat sudah mulai berkurang.

Menurut Baddrut Tamam, jumlah daerah terdampak kekeringan itu menjadi indikasi kesuksesan Pemkab Pamekasan dalam melaksanakan program mengurangi angka kekeringan.

Termasuk program pasimas atau program andalan pemerintah di dalam penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat pedesaan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

“Kalau progresnya bertambah berarti kerja pasimas serta pengeboran, dan pipanisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini berarti gagal. Alhamdulillah dari tahun ke tahun volume pengiriman air ke beberapa desa terus berkurang,” tukasnya.(*)

Berita Terkait:  Anggota DPR Dorong Pemerintah Optimalisasi Manfaat Pembangunan Infrastruktur di Sulsel

Tinggalkan Komentar