Tradisi Jenang Grendul di Bulan Safar

Siapa yang belum mengenal jenang grendul?

Jenang grendul merupakan salah satu makanan yang dapat digolongkan dalam jenis bubur. Jenang berarti bubur, dan grendul berarti bulat-bulat.

Orang Madura menyebut jenang grendul dengan sebutan tajin safar.

Jenang grendul memiliki rasa manis gurih, bertekstur lembut dengan tambahan grendul yang bertekstur kenyal.

Ada beberapa masyarakat yang menyajikan jenang grendul dengan tambahan toping mutiara, bubur sumsum, ketan dan agar-agar.

Jenang grendul menjadi sumber tradisi di beberapa daerah khususnya di Jawa Timur. Umumnya masyarakat membuat jenang grendul di bulan safar.

Membuat jenang grendul dibulan safar menjadi simbol kepercayaan tersendiri. Beberapa masyarakat meyakini sebagai sumber keselamatan, keharmonisan dan ketentraman. Selain itu juga menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan yang telah melimpahkan rezeki.

Untuk itulah tradisi membuat jenang grendul di bulan safar terus dijaga dan dilestarikan masyarakat Jawa Timur.

Berita Terkait:  Bupati Badrut Terima Hasil Kajian Akademik Pemekaran Pamekasan

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles