Penemuan Kerangka Manusia Tertutup Kain Jarik Berhasil Dievakuasi

Banyuwangi – Penemuan kerangka manusia ditemukan di tengah hutan kawasan cagar alam Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Tim gabungan dari Basarnas, TNI AD, polisi, dan BKSDA telah mengevakuasi kerangka tersebut.

Tim evakuasi membawa mayat tersebut dengan dibungkus kantong plastik melewati Desa Bulusari.
Proses evakuasi dilakukan sejak Minggu sore (5/9) oleh tim kesehatan dari Puskesmas Licin bersama anggota Polsek Licin dan Posramil Glagah.

Rencananya, kerangka manusia tersebut akan dibawa ke RSUD Blambangan. Namun, sampai pukul 17.30, tim evakuasi belum tiba di RSUD Blambangan. “Tim evakuasi sudah membawa keluar dari hutan. Rencananya langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kemungkinan pukul 18.00 baru keluar,’’ kata Kapolsek Licin Iptu Dalyono.

Danposramil Licin Peltu Agus Sugiarto mejelaskan bahwa ada dua tim yang melakukan evakuasi. Tim pertama berangkat pada Rabu sore (1/9). Tim tersebut terdiri dari navigator dan rescue dari BKSDA Jatim. Tim kedua menyusul berangkat pada hari Jumat (3/9).

Tim kedua berisi anggota TNI, Polri dan BPDB. Sejak hari Jumat sore (3/9), tim pertama dikabarkan sudah perjalanan keluar dari hutan dengan membawa kerangka. “Perjalanan menuju TKP kurang lebih tiga hari dengan medan terjal dan delapan bukit yang harus dilewati. Untuk identitas nanti baru diketahui setelah pemeriksaan di kamar jenazah,” tegasnya.

Berita Terkait:  Kabar Duka dari Ponpes Bata-Bata, RKH Tohir Abd Hamid Meninggal Dunia

Selasa sore (31/8) sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di jurang, masuk kawasan cagar alam Kawah Ijen, Kecamatan Licin. Sulitnya lokasi temuan mayat membuat petugas tidak bisa melakukan evakuasi dalam waktu singkat.

Dandim 0825 Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto melalui Danposramil Licin Peltu Agus Sugiarto mengatakan, temuan mayat tersebut awalnya diketahui oleh empat petugas yang sedang memasang pal batas kawasan cagar alam dan hutan lindung.

Keempat orang itu adalah Budi Prasetyo dari Perhutani, Ilham Huda dari petugas air Kawah Ijen, Ainul Yakin dari masyarakat Mitra Polhut, dan seorang petugas kebersihan bernama Yudi Priono. Ketika melewati titik lokasi di koordinat HL 65 dan CA 45, mereka melihat sesosok mayat yang sudah berbentuk kerangka yang tergeletak di tengah jurang

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles