Satgas Covid-19 Sumenep Menilai Pembuatan Kartu Vaksin Tidak Efektif

SUMENEP – Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Andi Rahman mengatakan kartu vaksin tidak efektif. Sebab, dikhawatirkan terjadi kebocoran data dan pemalsuan barcode. Dengan itu, pemerintah menyediakan aplikasi PeduliLindungi.

Rahman yang juga Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumenep ini mengatakan, saat ini masyarakat tidak perlu repot-repot lagi untuk membuat kartu vaksin. Sebab, Pemerintah telah mempermudah masyarakat untuk mengakses barcode vaksinasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

“Sekarang kan sudah ada aplikasi PeduliLindungi, jadi seseorang yang sudah divaksin otomatis akan terlacak barcode-nya, tidak usah pakai kartu,” ujar dia, Senin (6/8/2021).

Menurut Rahman, bagi masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi akan mudah terlacak melalui aplikasi PeduliLindungi tersebut dibanding kartu vaksin.”Manakala seseorang itu sudah divaksin maka di aplikasi ini langsung lolos. Sehingga bisa digunakan, misalnya ke Mall, Supermarket, Kebun Binatang, rata-rata harus mempunyai aplikasi PeduliLindungi, ini sudah sesuai Inmendagri,” urai Rahman.

Tidak hanya itu, lanjut Rahman, semenjak adanya aplikasi PeduliLindungi, pihaknya menilai kartu vaksin saat ini sudah tidak efektif dan tidak perlu melakukan pembuatan kartu vaksin.

Berita Terkait:  Dinkes Sebut Cakupan Vaksinasi di Sampang Masih Rendah

“Saya kira dengan adanya aplikasi PediliLindungi, maka kartu itu sudah tidak efektif. Karena dengan pakai HP Android itu sudah bisa,” jelasnya.

Pembuatan kartu vaksin, lanjut Rahman, hanya merupakan inisiatif percetakan. Sebab, kata dia, pihaknya menegaskan jika Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep tak pernah memberikan instruksi pembuatan kartu vaksin.

“Itu mungkin inisiatif dari lembaga percetakan, bukan dari Pemerintah Daerah. Cuma khawatir kartunya itu bisa dipalsukan, artinya tidak sesuai barcode-nya,” terangnya.

Pihaknya menyarankan kepada masyarakat bahwa jika ingin menggunakan sertifikat vaksin, untuk menggunakan aplikasi. Sebab, menurutnya akan lebih murah dan efektif.

“Saran saya lebih baik memanfaatkan aplikasi, dari pada membuat kartu, karena lebih efektif,” tukasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles