BSNP Dibubarkan, Dunia Pendidikan Kehilangan Independensinya

JAKARTA- Anggota DPR RI Komisi X F-PPP  Illiza Sa’aduddin Djamal menilai Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) membubarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Dinilai terburu-buru. 

“Keputusan Kemendikbud Ristek terlalu terburu-buru membubarkan BSNP, saya kira hal itu akan memicu polemik karena kebijakan tersebut dinilai bisa berdampak buruk pada kualitas pendidikan di Indonesia” ujar Illiza kepada wartawan, Sabtu (4/9/2021).

Menurutnya, Pembubaran BSNP akan punya dampak terhadap sistem pendidikan nasional karena pengembangan dan evaluasi keterlaksanaan standar pendidikan sulit diukur objektivitasnya.

“Ketika badan pengganti BSNP tak lagi independen, justru menginduk pada Kemendikbud Ristek. Maka sistem pendidikan nasional akan terdampak” kata dia.

“Hal itu kan sudah dan jelas dan nyata tertuang dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menyebutkan pada Pasal 35 Ayat 3 UU Sisdiknas  bahwa badan standarisasi harus mandiri dan tidak berada dibawah Kementerian manapun. Sebab itu pembubaran BSNP dinilai menyalahi Sisdiknas” sambungnya.

Illiza juga menyayangkan karena langkah yang dilakukan oleh Menteri Nadiem tidak didiskusikan terlebih dahulu dengan DPR Komisi x.

Berita Terkait:  Harga Emas Anjlok Turun dari Level US$2000

“Seharusnya Menteri Nadiem jika ingin membuat langkah sensitif kementerian harus berdiskusi terlebih dahulu dengan DPR Komisi X sebagai mitra kerja, asosiasi pendidikan, tokoh pendidikan/masyarakat untuk menghindari kegaduhan publik , karena pendidikan adalah salah satu inti dari keberlangsungan peradaban sebuah bangsa” tegas Illiza.

Pihaknya menyarankan sekaligus meminta Menteri Nadiem segera melakukan komunikasi publik untuk mengclearkan agar tidak menjadi polemik di masyarakat.

“kami minta mas Menteri Nadiem bisa memberikan klarifikasi/mengclearkan hal ini, agar polemik di masyarakat khususnya di dunia pendidikan tidak terjadi” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles