Tangani Kekeringan, BPBD Sampang Jalan Kerjasama Dengan Beberapa Pihak

SAMPANG – Dampak musim kemarau tahun ini menjadi perhatian khusus oleh pemerintah kabupaten Sampang. Pasalnya ada 66 Desa dan 1 Kelurahan tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Sampang, Madura berstatus kering kritis.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Asroni mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menyiapkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan pada musim kemarau ini.

Menurutnya, terdapat beberapa dalam merealisasikannya, pertama harus ada surat keputusan (SK) terlebih dahulu yang diketahui Bupati.

“Kami akan buatkan SK terlebih dahulu, sedangkan kemarin hanya menentukan wilayah kekeringannya,” ujarnya, Selasa (24/8/2021).

Sedangkan untuk anggaran bantuan kali ini, dirinya tidak bisa memastikan apakah anggaran pemerintah daerah mencukupi untuk memenuhi warga terdampak.

Namun, pihaknya sudah memiliki opsi lain yakni, meminta bantuan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur.

“Untuk realisasinya nantinya kami akan bekerja sama dengan perusahaan umum air minum milik Sampang dan melibatkan pihak ketiga seperti perorangan atau beberapa orang yang punya Tangki,” tuturnya.

“Mereka memiliki ketersediaan armada tangki yang akan digunakan untuk suplai air bersih pada warga terdampak,” tukasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles