Bupati Bangkalan Akan Beri Tiga Jaminan Anak Yatim yang Ditinggal Orang Tuanya Karena Covid-19

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tengah mendata anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal usai terpapar virus corona. Nantinya anak tersebut akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Jadi mereka yang ditinggalkan orang tuanya tengah kami data,” kata Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Rabu (18/8/2021).

Pendataan masih dilakukan lantaran pihaknya terus menerima laporan-laporan dari masyarakat kaitannya dengan hal tersebut. Setelah datanya dirasa sudah terkumpul, Pemkab Bangkalan lantas akan memberikan sejumlah jaminan.

“Setelah diperoleh siapa saja anak yatim piatunya, kami tentukan jaminan sosialnya. Mereka harus tetap sekolah jangan sampai terhambat, mereka harus punya jaminan kesehatan dan jaminan hidup,” tuturnya.

Bupati menyebutkan, setidaknya harus ada tiga jaminan untuk mereka, yaitu jaminan hidup, pendidikan dan kesehatan. Jaminan itu, kata dia, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Pemerintah bertanggungjawab untuk jaminan-jaminan itu,” katanya.

Menurut Bupati, anak-anak yang ditinggal orang tua karena meninggal dinilai butuh perhatian dan perlindungan negara, terutama mereka yang berasal dari kalangan ekonomi menengah kebawah. Kehilangan kedua orang tua secara tragis memberi tekanan yang tidak ringan terutama pada anak usia balita dan remaja.

Berita Terkait:  Legislatif Pamekasan Dukung Polisi Segera Periksa Badrut Tamam

“Jadi kami Pemerintah Bangkalan benar-benar akan memperhatikan anak-anak yatim piatu itu. Kami juga berharap kita semua dapat bersama-sama saling membantu dalam memperhatikan anak-anak yatim piatu, baik dari kehidupannya, kesehatannya, bahkan pendidikannya,” pungkasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles