Sekolah Tatap Muka Dari PAUD Hingga SMP Mulai Diterapkan di Sumenep, Ini Syaratnya

SUMENEP – Seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep dari tingkat SD dan SLTP mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, setalah daerah tersebut sudah berada pada level level 3 PPKM.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan setalah adanya Inmendagri 30/2021.

“Untuk PPKM Kabupaten Sumenep saat ini turun ke level 3. Sesuai Inmendagri 30/2021, untuk daerah dengan level 3 diperbolehkan memberlakukan PTM. Dengan catatan, PTM terbatas,” kata dia, Kamis (12/8/2021).

Ia menjelaskan, PTM terbatas adalah PTM yang diikuti siswa dengan jumlah maksimal 50 persen dari jumlah siswa yang ada. Selain itu, sekolah juga harus menyediakan masker dan tempat cuci tangan, serta menjaga jarak tempat duduk tiap siswa.

“Intinya harus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Kalau tidak sanggup menyediakan fasilitas prokes dan tidak taat prokes, maka sekolah dilarang melaksanakan PTM,” tandasnya.

Sementara untuk PTM diikuti 50 persen jumlah siswa hanya berlaku bagi siswa SD dan SMP sederajat. Aturan tersebut tidak berlaku bagi murid-murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Berita Terkait:  Bupati Slamet Tegaskan Pilkades Tetap di Gelar 2025 Mendatang

“Kalau untuk PAUD dan TK, berapapun jumlah muridnya, tiap kelas hanya diijinkan 5 orang kalau ingin menggelar PTM. Bukan 50 persen jumlah siswa,” tukasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles