Dinkes Bangkalan Awasi Masuknya Obat Ilegal

BANGKALAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan akan memaksimalkan pengawasan atau monitoring peredaran obat ilegal. Meski dalam satu tahun, pemeriksaan hanya dilakukan satu kali, Dinkes masih mengandalkan laporan penjualan dari semua apotek.

Kabid SDK Dinkes Bangkalan Indah Wahyuni menyampaikan, pihaknya memang terbatas untuk melakukan pengawasan secara langsung. Pemeriksaaan bertujuan untuk mengontrol jenis obat-obatan yang dijual di semua apotek tetap layak dan berizin. Sehingga mengurangi penjualan obat yang bukan dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

“Tidak menutup kemungkinan memang ada, tapi karena tidak ada laporan, kami belum tahu,” katanya.

Menurut Yuyun, idealnya pengawasan dilakukan setiap tiga bulan sekali. Sehingga resiko peredaran obat rendah. Menurutnya, karena keterbatasan pendanaan, maka dana yang disediakan untuk monev minim, hanya cukup untuk transportasi.

“Kalau ingin ideal, saya rasa tiga bulan sekali cukup, tapi dananya minim. Oleh karena itu kita maksimalkan yang ada dulu,” tukas dia.(*)

Berita Terkait:  Menpora Nilai IMS Bisa Digunakan Berbagai Kegiatan Olahraga dan Seni Pertunjukan

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles