Salurkan Mushaf Al Quran, GMPI Sasar Masjid Pedesaan

JAKARTA- Ketua Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PP GMPI) Badi zamanil Masnur merespons kebutuhan masyarakat akan mushaf Al Quran untuk masjid-masjid di perkampungan.

Menurutnya, pembagian mushaf Al Quran di pedesaan harus dimaksimalkan lagi, sehingga bisa membantu masyarakat khususnya pengurus dan TPQ masjid dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar Al Quran. Pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Wakaf Qur’an Indonesia untuk membagikan mushaf al-Qur’an.

“ Pembagian mushaf suci terbitan Yayasan Wakaf Al Quran perlu dimaksimalkan, hal ini dimaksudkan untuk membantu pengurus dan TPQ masjid untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajar Al Qur’an bagi masyarakat,” ujar Badi.

“Sudah ada beberapa masjid di perkampungan yang sudah menerima bantuan mushaf Al Quran, misalnya masjid Ainal Yaqin Karawang Girang kecamatan Sukabumi dan masjid Assyahidu Desa Kadupungkur kecamatan Kadudampit. Keduanya berada di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sambungnya.

Badi juga berharap pandemi segera berlalu, hal itu dikarenakan selama pandemi covid-19, kegiatan pendidikan al Qur’an secara tatap muka mengalami pembatasan. Akibatnya selama setahun setangah ini muncul kegundahan di masyarakat.

Berita Terkait:  Ketua Umum DPP KNPI Apresiasi Kejaksaan Agung Terkait Pemeriksaan Menpora Dito

“ semoga pandemi segera berlalu dan kegiatan belajar mengajar Al Quran bisa dilaksanakan secara tatap muka dan masyarakat tidak gundah lagi,” katanya.

Pihaknya juga mengajak semua kalangan khususnya kader GMPI agar memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk membantu memperbaiki fasilitas masjid termasuk penambahan mushaf kitab suci.

“Situasi ini ada baiknya dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas masjid bahkan penambahan mushaf kitab suci dalam rangka menciptakan suasana baru ketika nanti memasuki situasi dimungkinkannya kegiatan keagamaan secara tatap muka,” kata BadiBadi

“kami memedulikan kebutuhan penambahan mushaf Al Qur’an di masjid-masjid yang sudah pada rusak bahkan tidak bisa lagi dibaca. Terutama masjid-masjid di pedesaan yang jauh dari perkotaan,” sambung Badi.

Karenanya, dia berharap Yayasan Wakaf Al Quran untuk menerbitkan lebih banyak lagi mushaf Al Quran agar pembagiannya bisa dimaksimalkan ke masjid-masjid yang ada di pedesaan.

“kami mengharapkan Yayasan Wakaf Al Qur’an untuk menerbitkan lebih banyak lagi jumlah eksemplar kitab suci sehingga dapat memperluas jangkauan pembagiannya,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles