Polisi Sumenep Tangkap Pembuat Video Hoaks Vaksin Sinovac

SUMENEP – Pelaku pembuat video soal vaksin Sinovac menyebabkan warga meninggal dunia yang sempat beredar di media sosial berhasil diungkap pihak kepolisian.

Terduga pelaku pembuat video hoaks itu masih melakukan pemeriksaan di Polres Sumenep.

Kepala Polres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengatakan, Muksi dijerat Pasal 45A ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman penjara maksimal enam tahun penjara.

“Saat ini, pelaku sudah ditahan. Video yang dibuat murni merupakan sebuah kebohongan atau hoaks. Masyarakat banyak resah akibat perbuatannya,” kata Rahman Wijaya, Kamis (15/7/2021).

Menurut Rahman bila video dibiarkan tanpa diusut, akan membuat masyarakat panik, resah dan ketakutan di tengah upaya pemerintah menggencarkan vaksinasi Covid-19.

“Seolah-olah itu adalah video kebenaran bahkan masyarakat pasti akan menyalahkan pemerintah, padahal faktanya warga yang meninggal itu tidak pernah melakukan vaksinasi,” jelas dia.

Tersangka dalam video hoaks berdurasi 0.42 detik itu, menerangkan bahwa tetangganya bernama Seniwati warga Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, meninggal dunia di rumah sakit, pasca menjalani vaksinasi.

Berita Terkait:  Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Subang Siapkan TPU

Saat dibawa pulang menggunakan ambulans, Muksi memberi tahu lewat video bahwa korban meninggal akibat vaksin. Video tersebut viral di media sosial.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles