PALEMBANG – Kelangkaan pasokan oksigen untuk pasien Covid-19 di sejumlah daerah seperti di Jawa Barat (Jabar) membuat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru ikut andil mencarikan solusi. Hal ini dinilai sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dalam mengatasi kelangkaan oksigen di rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 menghadapi lonjakan pasien terinfeksi virus corona dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah tersebut menuai apresiasi dan pujian dari berbagai kalangan masyarakat Sumsel. Warga hingga kelompok mahasiswa menuturkan apresiasi atas upaya Herman Deru tersebut. Di Kota Palembang, Ulfia Rahmah, salah satu warga yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan mengatakan langkah tersebut akan sangat membantu penanganan Covid-19.

“Sebagai tenaga kesehatan, kami bisa merasakan bagaimana kondisi pandemi Covid-19 sangat membuat kita sulit. Apalagi saat pasokan alat bantu seperti APD dan Okisigen sedang kosong. Langkah pak Gubernur Herman Deru ini saya yakin akan sangat membantu kondisi rumah sakit di Jabar. Apalagi angka pasien Covid-19 di Jabar terbilang tinggi,” ungkap Ulfia kepada awak media, Rabu (14/07).

Berita Terkait:  Tinjau Pembangunan Rel Kereta Api Makassar-Parepare, Komisi V Muh Aras Jamin Anggaran Tidak Dialihkan

Di tempat terpisah, Rizki Solihin yang merupakan aktivis Mahasiswa di salah satu kampus di Kota Palembang menuturkan hal serupa. Menurutnya, upaya yang di tempuh Herman Deru dalam membantu kelangkaan okisigen di Jabar menjadi contoh kepala daerah yang peduli pada kondisi nasional.

“Apa yang dilakukan bang Deru ini saya pikir sangat positif. Ini menunjukkan kelas pemimpin daerah yang responsif dan peduli pada kondisi dan situasi nasional. Meskipun Sumsel sebenarnya sedang dalam kondisi yang sama, tapi bang Deru menunjukkan solidaritasnya untuk membantu daerah lain,” ungkap Rizki.

Lebih lanjut, Rizki menyebut figur Herman Deru layak menjadi tauladan dan rujukan pemimpin bagi pemimpin di daerah lain dan juga generasi muda sebagai penerus kepemimpinan di masa yang akan datang. “Bang Deru telah memberikan satu keteladanan yang layak untuk di ikuti dan jadikan panutan khususnya untuk generasi muda,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Herman Deru membantu Pemerintah Provinsi Jabar mengatasi permasalahan kelangkaan oksigen. Pihaknya melakukan berbagai cara salah satunya menjalin komunikasi dengan manajemen PT.OKI Pulp & Paper Mills yang memiliki kelebihan produksi liquid oksigen untuk kebutuhan industri kertas.

Berita Terkait:  Jadwal Olimpiade Tokyo 2 Agustus 2021: Greysia/Apriyani Mengejar Emas

Pihaknya juga melakukan pendekatan dengan sejumlah perusahaan yang memroduksi oksigen hingga 100 ton per hari. Menurut Gubernur perusahaan yang memroduksi oksigen di wilayah Sumsel ada empat yakni PT.Ligasin, Samator, PT.Pusri, dan PT.OKI Pulp & Paper Mills.

HD juga mengemukakan perusahaan tersebut menyatakan siap memaksimalkan produksi untuk mencegah terjadi kelangkaan oksigen di wilayah Sumsel dan membantu provinsi lainnya yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan oksigen melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

“Salah satu provinsi yang telah dibantu yakni Jawa Barat, bantuan oksigen itu juga diupayakan untuk daerah lain yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan oksigen itu,” kata Herman Deru.

Tinggalkan Komentar