Sumsel Watch: Awasi Proyek Pemindahan Kantor Gubernur tanpa Embel-embel Politik!

Isu dugaan korupsi mega proyek Site Development Keramasan Sumatera Selatan merebak. Bahkan ada massa aksi yang meminta agar proyek Site Devolopment Keramasan diperiksa karena diduga ada penyimpangan. Kerugian negaranya ditaksir lebih dari 50 M.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Sumsel Watch, Andre Said menilai menuduh telah terjadi korupsi pada proyek yang baru dan sedang dikerjakan adalah aneh. Bahkan seperti ada kelompok orang yang kecewa karena ternyata proyek tersebut merupakan proyek lama yang bahkan telah direncanakan sejak era kepemimpinan Gubernur Alex Noerdin.

“Saya kira sah-sah saja menyuarakan pendapat di ruang publik termasuk melakukan demonstrasi jika tujuannya sebagai gerakan antisipasi dan pengawasan. Tetapi menuduh terjadinya tindak pidana korupsi pada proyek penimbunan tanah untuk lahan kantor gubernur itu saya kira terlalu,”  ujar Andre dalam pernyataanya kepada media, Rabu (23/6).

Andre mengingatkan bahwa diawal pergantian gubernur. Pejabat yang baru sempat menolak dan ingin tetap berkantor di kantor Gubernur Sumsel yang sekarang di Jl. Kapten A. Rivai No.3, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang. Namun atas banyak pertimbangan akhirnya semua bersepakat untuk meneruskan rencana Gubernur Alex Nordin itu melakukan pemindahan kantor.

Berita Terkait:  Dahlan Iskan Disebut Terlihat dalam proses pengadaan LNG PT Pertamina

Andre khawatir, jangan-jangan aksi ada yang menunggangi. Karenanya ia mengajak semua pihak sebaiknya menjalankan fungsi kontrol yang murni tanpa embel-embel politik.

“Fungsi pengawasan kita justru harus dijalankan secara bebas kepentingan politik. Kita pantau bersama proyeknya, lihat ke sana jika perlu. Minta transparansi pada pelaksana dan penanggungjawab teknisnya tetapi tentu sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Menurutnya, saat gerakan pengawasan mengarah atau membidik nama seorang pejabat tentu patut dipertanyakan siapa yang memesan itu.

“Karenanya wajar kalau muncul pertanyaan siapa sponsor gerakan anti pemindahan kantor gubernur Sumsel? Apa mereka yang kecewa karena dulu merencanakan ingin mengerjakan pekerjaan itu atau sengaja mengalihkan isu dari kasus skandal proyek-proyek di masa lalu yang telah dinyatakan diduga terjadi korupsi dan kerugian negara?” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles