Kasus Covid-19 Meningkat, PPP Minta Pemerintah Perkuat Koordinasi Penanganan

Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta keseriusan dan ketegasan pemerintah dalam mengoordinasikan pola penanganan Covid-19 menyusul lonjakan kasus positif virus Corona di sejumlah daerah.

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengatakan kebijakan umum penanganan Covid-19 di masing-masing daerah harus dibuat sama dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik daerah.

“Hal ini penting agar tidak ada perbedaan perlakuan implementasi di lapangan,” kata Achmad Baidowi, Minggu(20/6).

Dia mencontohkan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mewacanakan lockdown, sementara di daerah lain ada yang menerapkan PSBB dan PPKM.

“Hal ini jika dibiarkan akan terlihat seolah-olah tidak ada koordinasi dengan pemerintah pusat,” lanjutnya. Pria yang beken disapa dengan panggilan Awiek itu juga meminta setiap kebijakan yang diambil harus memperhatikan kesiapan infrastruktur di daerah, dan melakukan sosialisasi dengan baik.

“Contohnya penyekatan di Suramadu yang menyebabkan antrean panjang. Jelas ini membahayakan dan serta mempengaruhi daya tahan jembatan,” jelas pria yang juga menjabat wakil ketua Baleg DPR RI itu.

Berita Terkait:  Tinggal 18 Hari Lagi, Menpora Pastikan Indonesia Siap Hadapi FIBA Asia Cup 20222

Awiek menyarankan perlu diberlakukan kembali kebijakan work from home (WFH) lantaran lonjakan kasus Covid-19 dari klaster perkantoran makin tinggi.

“Khususnya di instansi pemerintahan, secara ketat selama 14 hari ke depan,” ujar Awiek dikutip dari JPNN.

Anggota Komisi VI DPR RI juga menyebutkan larangan kegiatan yang sifatnya berkerumun harus benar-benar diterapkan oleh pemerintah. Sebab, mobilitas masyarakat di lapangan turut berpengaruh besar terhadap penyebaran Covid-19.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles