Kasus Covid-19 di Bangkalan Meledak, Satgas Pastikan Tak ada Covid Varian Baru

BANGKALAN – Selama sepekan terakhir, kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melonjak usai libur Lebaran 2021.

Hingga hari Minggu (6/6/2021), terdapat 25 kasus Covid-19 dan terdapat dua pasien Covid-19 meninggal dunia.

Bahkan akibat lonjakan kasus itu, RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu sempat menerapkan lockdown selama 3 hari.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan Agus Sugianto Zain mengatakan, tidak penambahan kasus Covid varian baru di kota Dzikir dan Sholawat ini.

“Sejauh ini belum ditemukan kasus Covid (varian) baru,” kata Agus, Senin (7/5/2021).

Agus menyebutkan, penyebab terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan diduga karena adanya budaya Lebaran Ketupat.

Tradisi ini selalu dilakukan masyarakat Bangkalan meski pandemi Covid-19 belum usai. Selain itu juga masyarakat Bangkalan kata Agus banyak abai terhadap protokol kesehatan.

“Jadi, indikator ini yang diduga jadi penyebab. Jadi, ada klaster keluarga dan transmisi lokal yang penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan,” ujar Agus.

Sebagai informasi, ditemukan dua varian baru covid-19 dari Inggris dan Afrika terdeteksi telah beredar di Jawa Timur. Kasus tersebut ditemukan di Kabupaten Mojokerto, Jember dan Sampang.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles