Lonjakan Kasus Covid-19, IGD RSUD Bangkalan Lockdown

BANGKALAN – Kurang lebih 30 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Bahkan, satu dokter RSUD Bangkalan, dr Eko Sonny Tejolaksito, dikabarkan meninggal dunia setelah terpapar.

Dari banyak lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, RSUD Bangkalan memohon izin kepada Bupati Bangkalan untuk menutup atau lockdown IGD selama 3 hari. Permohonan itu tertuang dalam sepucuk surat yang beredar. Itu setelah 18 nakes-pegawai RSUD Bangkalan positif COVID-19.

Wakil Direktur Pelayanan medik, RSUD Syarifah Ambami Ratu Ebu, dr. Farhat Suryaningrat membenarkan bahwa pelayanan Instalasi Gawa Darurat (IGD) sedang ditutup sementara. Sebab, ada lonjakan kasus di daerah setempat hingga mengakibatkan tenaga kesehatan dan dokter terpapar.

Pihak RSUD, kata dr. Farhat, mencatat ada belasan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Ditambah dengan seorang dokter meninggal dunia usai terinfeksi virus SARS CoV-2.

“Totalnya ada sebanyak 18 orang yang terjangkit,” ujarnya dikonfirmasi, Minggu (6/6/2021).

Dia memerinci dari jumlah itu yang positif antara lain apoteker, dokter, radiografer, admin ruangan, manajemen, dan satpam masing-masing satu orang. Kemudian analis dan front office masing-masing dua orang. Terbanyak perawat, ada delapan orang yang terpapar.

Berita Terkait:  Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun: SBY Bukan Pendiri Partai!

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, per 5 Juni 2021, kasus kumulatif positif covid-19 di Jatim mencapai 156.050, bertambah 244 kasus pada hari ini. Sebanyak 142.727 dinyatakan sembuh, 1.793 masih dirawat dan 11.530 meninggal dunia.

Sedangkan kasus kumulatif covid-19 di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat. Bangkalan dalam peta risiko merupakan daerah berstatus kuning, atau zona risiko rendah.

Meningkatnya kasus covid-19 di Bangkalan ini, kata Herlin, ditengarai karena tingginya mobilitas warga saat momen mudik Lebaran Idulfitri beberapa waktu lalu. Selain itu, tingkat kepatuhan masyarakat Bangkalan terhadap protokol kesehatan juga rendah.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles