Pemudik dengan KTP Luar Sumenep Dilarang Naik Kapal

SUMENEP – Kapal pelayaran di Kabupaten Sumenep Jawa Timur menolak penumpang yang memiliki KTP di luar Kabupaten setempat.

Hal itu sebagai komitmen pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 bagi pemudik lebaran Idul Fitri.

Operator kapal express bahari 9C, yang melayani rute pelayaran dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean, memperketat calon penumpang yang akan mudik.

Dikonfirmasi Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Pelabuhan Kalianget, Muslimin mengakui calon penumpang rute Kalianget- Pulau Kangean mengalami peningkatan daripada hari biasanya.

“Biasanya dari 50 sampai 100 penumpang, hari ini mengalami pelonjakan hingga 500 penumpang,” kata Muslimin, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, pelonjakan penumpang jurusan kangean tersebut lantaran adanya larangan mudik dari 6-17 Mei tahun 2021.

“Penumpang ini kebanyakan orang Kangean yang sedang mudik dari Kota Jakarta,” terangnya.

Kalau kapal yang rute Kalianget-Pulau Kangean katanya, menggunakan KMP. Mugiono Hulalo yang beroperasi sejak awal tahun 2021 kemarin.

Menurut data dari pelabuhan Kalianget Sumenep, penumpang rute kangean dibuka pukul 11.20 WIB.

Berita Terkait:  Jelang Mudik Lebaran, Bupati Demak Akan Koordinasi Dengan TNI-Polri

Dengan rincian calon penumpang Dewasa 305 orang, Anak 30, Sepeda Motor 158 unit, Mobil 24 unit dan Barang sebanyak 11 ton.

“Tiketnya juga berbeda. Rp 93 ribu penumpang dewasa dan Rp 80 Ribu bagi penumpang Anak-Anak,” katanya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles