Fraksi PPP Terus Perjuangkan Kesejahteraan Guru Honorer

Jakarta – Komisi II DPR RI mendapatkan kunjungan dari Keluarga Besar Komunitas Pena Emas Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (Komnas PGHRI) yang melakukan audensi terkait tindak lanjut permohonan kuota Rekrutmen PPPK bagi Formasi Honorer Non Kategori 2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan berdasar Dapodik Kemendikbud dan Naskah Akademis Kajian PP 49 Tahun 2018 pada Tahun 2018-2024.

“Berkaitan dengan hal tersebut, kami akan memperjuangkan apa yang menjadi bahan audensi dari teman-teman Komnas PGRI yaitu terkait sisa Kuota 431.762 untuk memaksimalkan bagi Honorer Non Kategori 2 Pendidik/ Guru, Honorer Non Kategori 2 Pendidik Agama Islam dan Honorer Non Kategori Tenaga Kependidikan SD, SMP, SMA/K Negeri yang terdata di Dapodik Kemendikbud RI sesuai Kebutuhan Pemerintah Pusat dan Daerah pada Tahun APBN 2021-2024,” Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PPP Syamsurizal.

Dikatakannya, mengingat terdapat kekurangan 431.762 dari 1 Juta Kuota PPPK 2021, dan masih terdapat Sisa Honorer Non Kategori 2 Pendidik, Honorer Non Kategori 2 Pendidik Agama Islam dan Tenaga Kependidikan yang tidak mendapat Kuota Seleksi PPPK 2019.

Berita Terkait:  Satu Anak Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut, DPR: Kemenkes dan BPOM harus Telaah Kasus Ini

“Kami akan konsisten memperjuangkan kepentingan para guru honorer semaksimal mungkin. apabila guru honorer dapat diangkat menjadi PPPK, hal ini akan meningkatkan kesejahteraan mereka. Seperti diketahui, gaji pokok guru honorer begitu rendah,” jelasnya.

“Kita tahu Penyangga proses pembelajaran adalah guru honorer, jadi kalau mereka diangkat jadi PPPK, itu luar biasa, sehingga harapan guru hebat, dan sekolah akan bermartabat,” tutupnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles