Harga Cabai Rawit di Sumenep Capai Rp 120 Ribu per Kg

SUMENEP – Harga cabe rawit di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, saat ini mencapai Rp 130 ribu per kg. Harga tersebut sudah terjadi beberapa hari ini.

Hal itu diakui oleh Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Ardiansyah Ali Shochibi yang mengatakan kenaikan harga cabe rawit itu lantaran banyak petani yang gagal panen m

“Naiknya harga cabai rawit ini karena minimnya stok. Beberapa daerah sentra penghasil cabai rawit gagal panen. Dan ini bukan hanya terjadi di Sumenep. Di beberapa daerah lain di Jawa Timur juga mengalami hal serupa,” kata Ardiansyah Ali Shochibi, Senin (15/3/2021).

Namun hal sebaliknya justru terjadi pada cabai merah besar. Pekan ini terjadi penurunan harga Rp 10.000 per kg. Pekan lalu harga cabai merah besar Rp 40.000 per kg. Pekan ini turun menjadi Rp 30.000 per kg.

“Kebetulan stok cabai merah besar melimpah. Mangkanya harganya turun. Beda dengan cabai rawit,” ujarnya.

Sedangkan untuk komoditas lain yang juga mengalami penurunan harga adalah bawang merah. Pekan lalu harganya Rp 30.000, pekan ini turun menjadi Rp 28.000 per kg. Sedangkan harga bawang putih masih stabil Rp 23.000 per kg.

Berita Terkait:  Sekjen DPP AMPI Ucap Terimakasih Atas Dukungan Kemenpora Majukan Olahraga Muda

“Untuk komoditas daging, harganya masih stabil. Harga daging sapi Rp 120.000 per kg, ayam broiler Rp 35.000 per kg, dan ayam kampung Rp 80.000 per kg,” terangnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles