Gelar “Maulidan dan Tausyiah Cinta”, PPP Ajak Kader Besarkan Partai

Jakarta – Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH. Muslich Zainal Abidin mengajak seluruh kader partai agar bersyukur karena menjadi bagian dari satu-satunya partai berasaskan Islam di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat mengisi kegiatan rutin PPP yang bertajuk “Maulidan dan Tausiyah Cinta, Mujahadah Merawat Persatuan” yang digelar secara fisik dan virtual.

“Kita harus bersyukur dan kita yakin menjadi kader satu-satunya partai berasaskan Islam yang memiliki prinsip utamanya adalah amar ma’ruf nahi mungkar,” paparnya, Jumat malam (26/2/2021).

Dikatakannya, ketika cinta kepada PPP harus dilandaskan cinta karena Allah dengan itu setiap kader maupun simpatisan akan berjuang sekuat tenaga membesarkan partai berlambang ka’bah tersebut.

“Kalau kita bersyukur kepada Allah kita harus yakin berjuang di PPP, menegakan Izzul Islam wal Muslimin melalui PPP adalah hal yang benar” jelas Muslich yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqomah Kebonagung, Tegalrejo, Magelang ini.

Dalam tausiyahnya, Muslich juga menegaskan salah satu yang menentukan masa depan Indonesia adalah partai politik, karena yang melahirkan kebijakan-kebijakan negara salah satunya adalah melalui perwakilan parpol di legislatif.

Berita Terkait:  PDIP Dukung Pemerintah Tetap Melaksanakan Pilkada 9 Desember

“Kita-kita (kader PPP) termasuk yang di legislatif adalah penentu baik dan tidaknya negara Indonesia tercinta ini,” jelasnya.

Muslich mencontohkan, saat ini ada pelonggaran izin investasi industri minuman keras (miras) oleh pemerintah maka sebagai partai Islam, PPP terus berjuang untuk menolak kebijakan tersebut.

“Kita sebagai partai yang memiliki prinsip amar maruf nahi mungkar akan berjuang dengan keras untuk menolak kalau sampai miras dilegalkan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Pengurus Harian DPP PPP KH. Rojih Ubab Maemun Zubair mengapresiasi kegiatan keagamaan yang diselenggarakan secara rutin oleh PPP, dirinya pun berharap program tersebut bisa dilakukan secara istiqomah bukan hanya di DPP tapi ke tingkat DPC hingga ranting.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita berharap semoga mendapat syafaat dari Nabi Muhammad, serta bisa mengambil pelajaran dari sejarah hidup nabi, yaitu berjuang lilahi ta’ala,” pungkasnya. (-)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: