Polres Sampang Berhasil Ringkus 2 Oknum LSM yang Diduga Lakukan Pemerasan

SAMPANG – Polres Sampang meringkus dua orang oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) inisial A dan R diduga melakukan pemerasan terhadap inisial H seorang kontraktor proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) asal Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang.

Mereka ditangkap di salah satu cafe Jalan Makbole, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang dengan Barang Bukti (BB) sejumlah uang sebesar Rp. 19.400.000.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang menceritakan, bahwa penangkapan tersangka A dan R saat keduanya mengajak korban untuk komunikasi di Cafe Kenkaro.

“Tersangka diamankan pada Sabtu (20/2/2021) malam di sebuah cafe di Jalan Makboel, Sampang,” ucap Abdul Hafidz dalam konferensi pers di Mapolres Sampang, Selasa (23/2/2021).

Korban, Hasbi (39) asal Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Sampang, mengatakan kedua tersangka meminta uang tersebut atas temuan pada proyek Pokmas saluran air tahun 2019.

“Berhubung korban tidak memiliki uang dengan nominal yang diminta oleh tersangka hingga merasa takut, akhirnya korban memenuhi ajakan itu dengan mengajak anggota Polres Sampang ke cafe,” ujarnya.

Setelah bertemu di Cafe Kenkaro, korban menawar permintaan dari tersangka yang semula Rp. 100 juta menjadi Rp. 40 juta dan kedua tersangka menyepakatinya.

Berita Terkait:  Terkait Pemberlakuan PPKM Darurat, Pemkab Tunggu Petunjuk Dari Pusat

Namun, korban tidak langsung membayar secara sepenuhnya, melainkan mencicil dengan nominal pembayaran pertama sebesar Rp. 19.400.000.

Sedangkan sisanya akan dibayar keesokan harinya, jika tidak kedua tersangka akan melaporkannya ke pihak yang berwenang.

“Melihat tersangka melakukan pemerasan dan pengancaman kepada korban, anggota langsung mengamankan tersangka bersama brang buktinya,” tutur AKP.

Sementara, untuk barang bukti yang diamankan seperti, uang tunai Rp. 19.400.000, empat buah kartu LSM milik R (tersangka), dan satu kartu LSM milik A (tersangka), dan barang bukti lainnya.

“Untuk modus yang dilakukan oleh kedua tersangka adalah mencari keuntungan pribadi,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles