Satpolairud Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Nelayan di Bangkalan

BANGKALAN – Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan mendatangi korban pengeroyokan kepada nelayan atas nama Sumli (50) asal Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya.

Sumli dikeroyok oleh tiga orang tak dikenal saat mencegah terjadinya penangkapan ikan dengan menggunakan jaring trawl beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan, Muhammad Zaini mengatakan, Sumli dan putranya hanya ingin mencari nafkah lewat menangkap ikan. Namun, naasnya mereka ditabrak dan dikeroyok oleh orang tak dikenal.

“Menurut keterangan korban, sepulang melaut, mereka ditabrak lalu dikeroyok oleh tiga orang. Kami tak ingin ada kejadian ini lagi,” katanya, Rabu (17/02/2021).

Untuk urusan tindak kriminalnya Kata Zaini, pihak Satpolairud Polres Bangkalan sedang mendalami identitas pelaku pengeroyokan. Karena, usai membacok korban langsung melarikan diri menggunakan perahu dengan alat trowl.

“Soal penyelidikan kami serahkan ke petugas Satpolairud,” ucap dia. 

Kabar baiknya, korban tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat melakukan perobatan atas luka yang dibacok di bagian kepala dan tangan tersebut tidak perlu mengeluarkan biaya.

“Alhamdulillah, Sumli teregistrasi sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, saat periksa di puskesmas gratis,” katanya.(*)

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles