Beli Vaksin Sinovac, Bio Farma Jalin Kerjasama dengan Bank Himbara dan Swasta

Jakarta – PT Bio Farma menjalin kerjasama dengan bank Himbara yang terdiri dari Mandiri, BRI, BNI, BTN dan bank swasta nasional seperti Maybank, Danamon dan HSBC. Juru Bicara sekaligus Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan bahwa kerjasama ini dalam rangka pembelian vaksin Covid-19.

“Bio Farma tentu memerlukan modal kerja untuk pembelian importasi bulk Vaksin COVID-19 dari Sinovac yang didapat dari sumber pendanaan pihak ketiga (Perbankan),” ujar Bambang kepada media, Rabu (17/2/2021).

Diketahui, hari ini Danamon mengumumkan kerjasama pembiayaan syariah dengan PT Bio Farma sebesar Rp 1,5 triliun, untuk melakukan pembelian bahan baku vaksin dan bahan pendukung untuk produksi vaksin Covid-19.

Penandatanganan kerjasama fasilitas pembiayaan ini merupakan kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Bank Danamon melalui fasilitas konvensional memfasilitasi pembiayaan sebesar Rp 500 miliar pada September lalu.

Penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri oleh Direktur Danamon Syariah, Herry Hykmanto dan Direktur Keuangan dan Mitra Bisnis PT Bio Farma, I Gusti Ngurah Suharta Wijaya di Equity Tower, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Rabu 10 Februari 2021.

Berita Terkait:  MXGP of Indonesia, Menpora Berharap Kedepan Perwakilan Indonesia Lebih Banyak

“Penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak, Bank Danamon merasa terhormat dapat berkontribusi secara aktif dalam upaya melawan Covid-19 di Indonesia melalui kemitraan ini. Kami harap kerjasama ini mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat dan juga pemerintah, sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Herry Hykmanto.

Kerjasama pembiayaan ini dilakukan melalui Unit Usaha Syariah (UUS), yakni perbankan mengucurkan pembiayaan syariah kepada PT Bio Farma dengan fasilitas pembiayaan omnibus trade syariah yang terdiri dari Syariah OAF (Open Account Financing) Buyer dengan akad Mudharabah, Syariah Letter of Credit (LC) SKBDN dengan akad kafalah bil Ujrah, dan Syariah FATR (Financing Againts Trust Receipt) dengan akad Mudharabah. Sementara, pembiayaan sebesar Rp 500 miliar melalui fasilitas konvensional.

Akhir tahun lalu Bio Farma juga menjalin kemitraan dengan Maybank Indonesia. Pembiayaan juga dilakukan melalui unit usaha syariah Maybank Indonesia dengan menyediakan fasilitas pembiayaan berbasis Syariah kepada Bio Farma atas peran sentralnya dalam penanggulangan COVID-19 melalui pengadaan vaksin.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles