Bupati Bangkalan Temui Warga Kurang Mampu di Kecamatan Klampis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron kembali melakukan blusukan untuk menyisir warga kurang mampu. Ia juga memberikan bantuan pada warga kurang mampu.

Kecamatan demi kecamatan terus didatangi Ra Latif hanya untuk menyapa warganya yang tinggal di pelosok desa. Tak hanya mendatangi, Ra Latif juga memberikan bantuan berupa bingkisan paket sembako.

Sejak siang hingga sore hari, Ra Latif bersama rombongan menyisir rumah warga di Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kamis (11/2/2021).

“Sambil menyisir dan mendatangi warga, kamipun memberikan paket sembako. Melihat kondisi rumah mereka layak dihuni atau tidak,” terangnya.

Tak hanya kondisi rumah yang menjadi perhatian Ra Latif, tetapi juga keikutsertaan warga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

“Kalau warga sudah mempunyai Kartu identitas, langsung daftarkan DTKS, kalau belum punya, nanti Dispendukcapil yang mendatangi rumah warga,” imbuhnya.

Ra Latif berjanji akan semakin sering untuk terus menyisir rumah warga di desa-desa terutama di pelosok.

“Sebisa mungkin, kalau tidak ada kegiatan lain saya akan terus turun ke masyarakat,” terangnya

Berita Terkait:  Gotong Royong Masifkan Vaksinasi Anak, Banyuwangi Kini Capai 83 Persen

Tak hanya kondisi rumah yang menjadi perhatian Ra Latif, tetapi juga keikutsertaan warga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau warga sudah mempunyai Kartu identitas, langsung daftarkan DTKS, kalau belum punya, nanti Dispendukcapil yang mendatangi rumah warga,” imbuhnya.

Ra Latif berjanji akan semakin sering untuk terus menyisir rumah warga di desa-desa terutama di pelosok.

“Sebisa mungkin, kalau tidak ada kegiatan lain saya akan terus turun ke masyarakat,” terangnya.

Kehadiran Bupati Ra Latif disambut gembira oleh Ibu Hawiyah (55 tahun). Janda tua yang baru 3 bulan ditinggal suaminya itu kini hidup sebatang kara. Kondisi rumah yang terletak Dusun Tanggungan, Desa Bragang hampir rubuh dan tak bisa ditempati.

Melihat kondisi itu, para tetangga berinisiatif membangunkan rumah secara swadaya. Mendengar cerita itu, Ra Latif mengusulkan rumah Hawiyah dimasukkan program rumah tidak layak huni.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles